Berita Samarinda Terkini
Satpol PP Samarinda Siap 520 Personel Gabungan untuk Amankan Nataru
Anis Siswantini, memastikan kesiapan penuh jajarannya dalam mengamankan perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, memastikan kesiapan penuh jajarannya dalam mengamankan perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
"Prinsipnya kami siap dalam rangka kolaborasi bersama Polres," ujarnya.
Ia bilang untuk pengamanan malam Natal, disiapkan 250 personel, sedangkan untuk malam tahun baru sebanyak 270 personel.
Dari jumlah personel itu akan disiagakan di titik-titik yang dianggap rawan potensi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (trantibum) di Kota Tepian.
Baca juga: Pemkot Samarinda Bakal Pusatkan Perayaan Kembang Api Tahun Baru 2026 di Teras Samarinda
"Kalau kami seperti biasa, mungkin di pusat perbelanjaan, di pusat keramaian, atau nanti malam tahun baru itu ada titik-titik gereja yang besar," katanya.
Pemetaan lokasi telah dilakukan, dan tim gabungan TNI-Polri-Satpol PP akan bersiaga bersama di pos-pos pengamanan yang telah ditentukan.
Selain penjagaan statis, Satpol PP juga akan mengintensifkan operasi cipta kondisi (cipkon) dan penertiban, termasuk mengantisipasi adanya potensi anak muda menginap di hotel saat malam tahun baru.
"Bukan malam tahun baru saja, ini akan terus (razia dilakukan) untuk mengantisipasi Nataru," tegasnya.
Sementara itu, dalam upaya menciptakan kondisi yang kondusif, Wali Kota Samarinda menginstruksikan pemusatan kegiatan malam tahun baru di satu titik.
"Nanti akan ada satu tempat di Teras Samarendah, kembang api dipusatkan di situ," kata Anis.
Kebijakan ini berbeda dari tahun sebelumnya yang tersebar di berbagai lokasi, seperti THM, hotel, dan area kuliner, dengan tujuan agar fokus pengamanan lebih efektif.
Anis mengimbau kepada seluruh anak muda di Samarinda untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang positif.
Terkait penjualan petasan, Anis menyatakan ada aturan mainnya. Pihaknya terus melakukan monitoring dan mengimbau para penjual.
"Ada salah satu koordinator dari penjual ini yang dipusatkan di area Pasar Pagi," ungkapnya.
Meskipun ada area tertentu yang dibolehkan untuk berjualan, Satpol PP tetap mengkaji dan memonitor perizinan serta potensi kerawanan yang mungkin timbul.
"Nanti juga kita monitoring terus kan, juga dia mengajukan prasyarat itu tidak mengganggu potensi yang kerawanan, ya kami tetap monitor itu," pungkasnya. (*)
| Disdikbud Respons Siswa SDN 013 Samarinda Belajar tanpa Meja Kursi, Kepala Sekolah Dipanggil |
|
|---|
| Di Tengah Kepungan Sawit Kaltim, Pedagang Gorengan Mengeluh Harga Minyak Goreng Kian Mahal |
|
|---|
| Residivis Pembobol Brankas Rumah Kosong di Samarinda Seberang Dibekuk Polisi, Korban Rugi Rp150 Juta |
|
|---|
| Penanganan Longsor Jalan Samboja-Semoi Capai 81 Persen, BBPJN Kaltim Pastikan Rampung Juli 2026 |
|
|---|
| Langganan Banjir, SDN 012 Karang Mulya Samarinda Bakal Dibangun Ulang dengan Konsep Sekolah Panggung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251209_Kepala-Satpol-PP-Samarinda-Anis-Siswantini.jpg)