Ibu Kota Negara
Progres IKN: Tol Balikpapan–PPU Capai 80 Persen hingga OIKN Teken 6 Paket Supervisi Infrastruktur
Kepala BPPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menyebut progres pembangunan jalan tol telah mencapai sekitar 80 persen, Jumat (19/12/2025).
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Rita Noor Shobah
Ringkasan Berita:
- Progres pembangunan tol Balikpapan–PPU menuju IKN telah mencapai 80 persen, dengan target rampung penuh pada 2027
- Kendala utama berupa pembebasan lahan dan pemangkasan anggaran
- Otorita IKN menandatangani enam paket supervisi infrastruktur strategis, menegaskan komitmen memastikan pembangunan Tahap II berjalan tepat waktu, berkualitas, dan berkelanjutan
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kaltim, Yudi Hardiana, menyebut progres pembangunan jalan tol telah mencapai sekitar 80 persen.
Proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan pencapaian signifikan.
Jalan tol ini menjadi salah satu akses utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Insya Allah dari Tol Manggar sampai masuk ke outer ring road kawasan inti pusat pemerintahan, kami targetkan selesai seluruhnya pada 2027,” ujarnya.
Baca juga: Tol Balikpapan-IKN Dibuka Fungsional Saat Nataru, BPPJN Pastikan Keselamatan dan Kesiapan Jalur
Target Penyelesaian dan Kendala
Yudi menjelaskan, sekitar 20 persen pekerjaan masih dalam tahap konstruksi dan akan diselesaikan bertahap, sebagian ditargetkan rampung pada 2026.
Proyek strategis nasional ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2027.
Namun, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama persoalan lahan yang masih dalam proses penyelesaian serta penyesuaian skala prioritas pada beberapa segmen jalan.
“Kendala lahan ini masih berproses. Kemudian memang terdapat kendala terhadap penentuan skala prioritas untuk penyelesaian jalan,” ucapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, BPPJN Kaltim memperkuat koordinasi lintas instansi bersama Pemerintah Provinsi Kaltim, pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, serta Kementerian ATR/BPN.
Yudi juga mengakui pemangkasan anggaran turut mempengaruhi pekerjaan, namun memastikan tol IKN tetap menjadi prioritas agar siap mendukung operasional penuh IKN pada 2028.
Baca juga: Masa Fungsional Tol IKN Mulai 20 Desember 2025, Pengguna Bisa Lewat Tanpa Biaya
Tahap II Pembangunan IKN
Sementara itu, Otorita IKN memperkuat pembangunan Tahap II melalui penandatanganan enam paket supervisi infrastruktur strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyebut hingga kini sudah 26 dari total 28 paket Tahap II (2025–2028) ditandatangani, terdiri atas 14 paket pembangunan fisik dan 12 paket manajemen konstruksi.
Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif sebagai pusat pemerintahan nasional, sekaligus menegaskan kesiapan IKN menuju Ibu Kota Politik pada 2028.
Dengan penandatanganan enam paket supervisi tersebut, hingga saat ini sebanyak 26 dari total 28 paket pekerjaan Tahap II (2025-2028) telah ditandatangani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251211_Tol-IKN.jpg)