Rabu, 20 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

DPRD Balikpapan Minta Digelar Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

Komisi II DPRD Kota Balikpapan mendorong pemerintah kota menggelar pasar murah di seluruh kecamatan menjelanf Natal dan Tahun Baru

Tayang:
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM/Zainul
TAMENG HARGA - Ketua Komisi II DPRD kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah mendorong pembentukan pasar murah lebih banyak di kota Balikpapan sebagai tambahan harga menjelang Natal dan Tahun Baru, Minggu (21/12/2025). DPRD menilai pada momen Nataru kebutuhan masyarakat meningkat. (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Menjelang lonjakan aktivitas belanja Natal dan Tahun Baru (Nataru), Komisi II DPRD Kota Balikpapan mendorong pemerintah kota menggelar pasar murah di seluruh kecamatan.

Strategi ini disiapkan sebagai “tameng harga” untuk melindungi daya beli masyarakat dari potensi gejolak kebutuhan pokok di akhir tahun.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa kenaikan harga menjelang Nataru merupakan pola tahunan yang sulit dihindari.

Namun, hingga saat ini kondisi pasar di Balikpapan masih terbilang terkendali.

“Biasanya menjelang Nataru memang ada kenaikan. Tapi sampai hari ini harga masih aman dan kondusif. Kami terus memantau agar situasi ini tetap stabil sampai hari H,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

Baca juga: DPRD Balikpapan Dorong Pemetaan Rawan Banjir dan Longsor Jelang Natal dan Tahun Baru

Tak hanya soal harga, DPRD juga memastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman.

Hasil koordinasi terakhir dengan instansi terkait menunjukkan pasokan mencukupi, sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru bisa memicu gejolak harga.

“Kenaikan itu wajar setiap tahun. Selama masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), masyarakat tidak perlu panik,” tambah Fauzi.

Sebagai langkah konkret, Komisi II kini intens berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan untuk menyusun jadwal dan lokasi pasar murah.

Program ini kata dia diproyeksikan menjadi alat intervensi langsung pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga di lapangan.

Menurut Fauzi, keberadaan pasar murah bukan hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berfungsi sebagai pengendali pasar agar pedagang tidak menaikkan harga secara sepihak.

Baca juga: Kebijakan Reklame Dibahas, DPRD Balikpapan Soroti PBG hingga Masa Izin Berlaku

“Pasar murah ini penting sebagai penyeimbang. Ketika digelar di setiap kecamatan, harga di pasaran otomatis akan mengikuti dan tetap wajar,” tegasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved