Jembatan Mahulu Ditabrak Ponton
Kepolisian Tahan Kapal dan ABK yang Tabrak Jembatan Mahulu Samarinda
Insiden tabrakan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Kota Samarinda kembali terjadi pada, Minggu (4/1/2026) dini hari
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Insiden tabrakan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Kota Samarinda kembali terjadi pada, Minggu (4/1/2026) dini hari.
Kapal yang tengah tambat di perairan Sungai Mahakam yang berada di kawasan Loa Janan Ilir dengan muatan penuh batu bara diduga mengalami lepas tali dan terbawa arus.
Dari data yang dihimpun sementara, dua kapal terlibat dalam insiden ini, yakni Tugboat (TB) Bloro–7 menarik tongkang Roby–311, yang diduga kuat lepas tali towing yang menyapu dapur warga dan menabrak Jembatan Mahulu, serta Tugboat (TB) Raja Laksana–166 menarik tongkang Danny–66, yang saat itu mencoba menahan benturan dari tongkang lepas tali.
Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqhi Sactio yang bergerak bersama jajaran Sat Polairud mengonfirmasi bahwa selain mengenai pilar jembatan, terdapat laporan kerusakan pada properti warga.
Baca juga: BREAKING NEWS: Tongkang Kembali Tabrak Jembatan Mahulu Samarinda, Dapur Rumah Warga Ikut Terkena
Pihak Pamapta Polresta Samarinda, merespon langsung laporan masyarakat di lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif di lokasi kejadian.
"Informasi awal memang benar bahwa ada warga yang melaporkan akibat kejadian malam ini, terdampak juga terhadap dapur dari rumah warga. Setelah ini akan dilaksanakan pengecekan lebih lanjut," jelas Ipda Rifqhi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah intensif sebagai bagian prosedur awal.
“Kalau untuk yang diamankan itu seluruh ABK yang berada di kapal sedang diamankan dan sedang diminta keterangan oleh Polairud Polresta Samarinda,” tukasnya.
Pemeriksaan intensif sendiri dilakukan unit Gakkum Sat Polairud Polresta Samarinda guna mendalami penyebab pasti kejadian, apakah karena faktor cuaca, arus sungai, atau kelalaian manusia (human error).
Kepolisian juga akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengecek tingkat kerusakan pada struktur pilar Jembatan Mahulu guna memastikan keamanan bagi pengendara yang melintas.
Baca juga: Kasus Jembatan Mahulu Ditabrak, Proses Hukum Tetap Berjalan dan KSOP Samarinda Buat Surat Edaran
Sementara itu, proses hukum terkait kerusakan rumah warga dan insiden tabrakan jembatan akan terus berjalan di bawah penanganan Polairud Polresta Samarinda.
“Setelah ini akan dilaksanakan pengecekan (jembatan) lebih lanjut,” tandas Ipda Rifqhi. (*)
| 3 Fakta Hasil Uji Dinamik Jembatan Mahulu Usai 3 Kali Ditabrak Tongkang, PUPR Kaltim Pastikan Aman |
|
|---|
| Jembatan di Sungai Mahakam Sering Ditabrak, DPRD Kaltim Nilai Kelola Alur Sungai Masih Semrawut |
|
|---|
| Tambatan Ilegal di Alur Sungai Mahakam Samarinda Didesak Segera Ditertibkan |
|
|---|
| 3 Fakta Kapal Kini Bisa Ngolong 24 Jam di Jembatan Alur Sungai Mahakam |
|
|---|
| Masalah Buoy Ilegal di Sungai Mahakam Tak Kunjung Beres, Bisa Memicu Tabrakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260104-Jembatan-Mahulu-Samarinda.jpg)