Breaking News
Selasa, 19 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Hindari Lubang, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Poros Samarinda–Bontang

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Samarinda–Bontang, kawasan Tanah Merah, Samarinda Utara.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON
KECELAKAAN MAUT - Kecelakaan maut kembali terjadi Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di kawasan Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, pada Selasa (30/12/2025) sore. Insiden yang terjadi sekira pukul 18.00 WITA ini menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

Ringkasan Berita:
  • Pengendara motor Honda Vario, Arsandi (28), meninggal dunia di tempat usai terlibat kecelakaan dengan truk Hino.
  • Korban tergelincir saat menghindari lubang di tikungan Tanah Merah sebelum bertabrakan dengan truk.
  • Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit dan menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Kecelakaan maut kembali terjadi Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di kawasan Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada Selasa (30/12/2025) sore. 

Insiden yang terjadi sekira pukul 18.00 WITA ini menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi KT 5773 CBE dengan truk Hino biru berpelat KT 8166 NN.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Arsandi (28), kelahiran Muara Badak, 01 September 1997. 

Baca juga: Viral, Pembatas Jalan di Simpang Lembuswana Samarinda Dinilai Sering Picu Kecelakaan

Menurut Muriono, Koordinator Informasi Taruna Samarinda (ITS), kecelakaan bermula saat Arsandi melaju dari arah kota Samarinda menuju Bandara APT Pranoto atau Muara Badak.

"Korban larut (tergelincir) di tikungan kawasan Tanah Merah karena menghindari lubang," ungkapnya saat ditemui TribunKaltim.co di lokasi kejadian. 

Nahas, pada saat bersamaan, muncul truk Hino dari arah berlawanan.

Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. 

Korban pun terseret dan terjepit di bawah kolong truk, tepatnya di roda depan sebelah kiri, dan meninggal dunia di lokasi.

Baca juga: Waspada Lintasan Poros Samarinda-Bontang, Ada Tikungan Tajam jadi Pemicu Kecelakaan Maut

Dari pantauan di lapangan korban mengenakan jaket hitam, jins hitam, dan sepatu bot tambang dengan posisi tengkurap dibawah kolong truk itu.

Proses evakuasi jasad korban berlangsung dramatis dan memakan waktu kurang lebih 45 menit.

Tim relawan Emergency Medical Team ITS mengalami kesulitan lantaran posisi korban yang terjepit kuat di roda depan truk.

"Betul-betul sulit untuk dievakuasi, kami memerlukan bantuan dongkrak dari kendaraan-kendaraan yang melintas untuk mengangkat truk," jelasnya. 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Wahid Hasyim Samarinda, Lansia Tewas Terlindas Truk CPO

Insiden ini sontak menimbulkan kemacetan panjang di lokasi kejadian.

Arus lalu lintas terpaksa diberlakukan satu jalur selama proses evakuasi berlangsung.

Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menggunakan ambulans relawan.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Saat ini, sopir truk Hino biru tersebut telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden maut ini. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved