Berita Samarinda Terkini
Hindari Lubang, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Poros Samarinda–Bontang
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Samarinda–Bontang, kawasan Tanah Merah, Samarinda Utara.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pengendara motor Honda Vario, Arsandi (28), meninggal dunia di tempat usai terlibat kecelakaan dengan truk Hino.
- Korban tergelincir saat menghindari lubang di tikungan Tanah Merah sebelum bertabrakan dengan truk.
- Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit dan menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Kecelakaan maut kembali terjadi Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di kawasan Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada Selasa (30/12/2025) sore.
Insiden yang terjadi sekira pukul 18.00 WITA ini menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi KT 5773 CBE dengan truk Hino biru berpelat KT 8166 NN.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Arsandi (28), kelahiran Muara Badak, 01 September 1997.
Baca juga: Viral, Pembatas Jalan di Simpang Lembuswana Samarinda Dinilai Sering Picu Kecelakaan
Menurut Muriono, Koordinator Informasi Taruna Samarinda (ITS), kecelakaan bermula saat Arsandi melaju dari arah kota Samarinda menuju Bandara APT Pranoto atau Muara Badak.
"Korban larut (tergelincir) di tikungan kawasan Tanah Merah karena menghindari lubang," ungkapnya saat ditemui TribunKaltim.co di lokasi kejadian.
Nahas, pada saat bersamaan, muncul truk Hino dari arah berlawanan.
Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan.
Korban pun terseret dan terjepit di bawah kolong truk, tepatnya di roda depan sebelah kiri, dan meninggal dunia di lokasi.
Baca juga: Waspada Lintasan Poros Samarinda-Bontang, Ada Tikungan Tajam jadi Pemicu Kecelakaan Maut
Dari pantauan di lapangan korban mengenakan jaket hitam, jins hitam, dan sepatu bot tambang dengan posisi tengkurap dibawah kolong truk itu.
Proses evakuasi jasad korban berlangsung dramatis dan memakan waktu kurang lebih 45 menit.
Tim relawan Emergency Medical Team ITS mengalami kesulitan lantaran posisi korban yang terjepit kuat di roda depan truk.
"Betul-betul sulit untuk dievakuasi, kami memerlukan bantuan dongkrak dari kendaraan-kendaraan yang melintas untuk mengangkat truk," jelasnya.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Wahid Hasyim Samarinda, Lansia Tewas Terlindas Truk CPO
Insiden ini sontak menimbulkan kemacetan panjang di lokasi kejadian.
Arus lalu lintas terpaksa diberlakukan satu jalur selama proses evakuasi berlangsung.
Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda menggunakan ambulans relawan.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Saat ini, sopir truk Hino biru tersebut telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden maut ini. (*)
kecelakaan
sepeda motor
truk
Tanah Merah
Jalan Poros Samarinda–Bontang
Kalimantan Timur
TribunKaltim.co
| Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Batang Rokok Ilegal dan 2.160 Liter Miras |
|
|---|
| Sering Tambal Jalan Rusak Pakai Uang Sendiri, 4 Ojol di Samarinda Ini Dapat Penghargaan dari Dishub |
|
|---|
| Program Bus Sekolah Samarinda Ditunda, Walikota Andi Harun: APBD Kita Sedang Mode Bertahan |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Dorong Provinsi Ikut Perbaiki Stadion Segiri, Anggaran Terbatas |
|
|---|
| Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek Polisi, Beromzet Ratusan Juta dan Dijaga 'Sniper' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260108_Kecelakaan-maut-mengguncang-Jalan-Poros-SamarindaBontang.jpg)