Berita Samarinda Terkini
Program Bus Sekolah Samarinda Ditunda, Walikota Andi Harun: APBD Kita Sedang Mode Bertahan
Rencana pengadaan fasilitas bus sekolah gratis bagi para pelajar di Kota Samarinda dipastikan belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkot Samarinda menunda rencana pengadaan bus sekolah bagi pelajar karena keterbatasan anggaran dan pemberlakuan efisiensi APBD nasional.
- Walikota Samarinda Andi Harun menegaskan anggaran daerah saat ini berada dalam "mode bertahan".
- Selain faktor biaya, kajian teknis menunjukkan banyak ruas jalan di Samarinda terlalu sempit dan tidak ramah untuk bus ukuran besar.
- Sebagai alternatif, pemkot mendorong pengusaha angkot melakukan investasi peremajaan armada berbasis listrik.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Rencana pengadaan fasilitas bus sekolah gratis bagi para pelajar di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, dipastikan belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat.
Kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan secara nasional memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengambil langkah aman untuk menahan diri dari belanja daerah yang bersifat ekspansif.
Walikota Samarinda, Andi Harun, mengakui bahwa pihaknya sebenarnya telah mematangkan rencana pengadaan transportasi ramah pelajar tersebut untuk tahun ini.
Namun, keterbatasan anggaran menjadi batu sandungan utama yang membuat program strategis tersebut terpaksa ditunda pengoperasiannya.
Baca juga: Dishub Samarinda Usulkan Pengadaan Bus Sekolah, Larangan Bawa Kendaraan Bagi Siswa Segera Diterapkan
"Karena efisiensi APBD kita, teman-teman tahu bahwa mode yang sekarang dilaksanakan oleh pemerintah itu mode bertahan," ujar Andi Harun.
Andi Harun menjelaskan, keinginan untuk terus melahirkan inovasi baru dan memperluas cakupan layanan publik di lingkungan Pemkot Samarinda sebenarnya tidak pernah surut.
Hanya saja, kondisi keuangan daerah saat ini menuntut penyesuaian yang ketat agar semua program kerja berjalan selaras dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Kondisi Ruas Jalan Samarinda Sempit
Selain persoalan finansial daerah, Pemkot Samarinda juga dihadapkan pada kendala teknis yang cukup serius.
Baca juga: Pemkot Samarinda akan Siapkan Bus Sekolah Mulai 2026, Prioritaskan Sekolah Terpadu
Berdasarkan hasil kajian topografi dan infrastruktur jalan, ditemukan fakta bahwa kondisi geografis jalanan di Kota Tepian tidak sepenuhnya ramah untuk dilewati oleh armada bus berukuran besar.
Keterbatasan lebar ruas jalan, panjang jalan, serta minimnya area ideal untuk titik putaran balik kendaraan (u-turn) membuat tidak semua spesifikasi bus sekolah ramah anak cocok dipaksakan beroperasi di jalur-jalur rawan macet Samarinda.
Di tengah situasi pelik ini, Walikota Samarinda Andi Harun justru menawarkan opsi lain dengan menggandeng para pelaku usaha angkutan kota (angkot) lokal untuk terlibat dalam pembenahan transportasi publik modern.
"Malah kami mendorong kepada para pengusaha agar dilakukan rehabilitasi terhadap angkutan kota yang selama ini memakai BBM, kalau bisa melakukan investasi pada peremajaan angkot kita berbasis listrik," kata Andi Harun.
Baca juga: DPRD Samarinda Minta Pemkot Prioritaskan Bus Sekolah, Bisa Melatih Kedisiplinan Siswa
Tata Kelola Operasional
Langkah penundaan ini juga didasari oleh hasil studi banding yang dilakukan Pemkot Samarinda ke sejumlah daerah di Indonesia yang sudah lebih dulu menggulirkan program bus sekolah.
| Walikota Samarinda Andi Harun Dorong Provinsi Ikut Perbaiki Stadion Segiri, Anggaran Terbatas |
|
|---|
| Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek Polisi, Beromzet Ratusan Juta dan Dijaga 'Sniper' |
|
|---|
| Puluhan 'Sniper' Jaga Kampung Narkoba Samarinda, Polri Tangkap 13 Orang, Bandar Masih Diburu |
|
|---|
| Cek Daftar Terbaru Harga Sembako di Pasar Segiri Samarinda, Komoditas Ini Naik Paling Tinggi |
|
|---|
| Terganjal Aturan Sewa Lahan Pemprov Kaltim, 6 Koperasi Merah Putih di Samarinda Belum Bisa Dibangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260519_Walikota-Samarinda-Andi-Harun-mengungkapkan-alasan-bus-sekolah-belum-bisa-terealisasi.jpg)