Rabu, 22 April 2026

Berita Kukar Terkini

Banjir Kecamatan Tabang Kukar Berangsur Surut, Akses dan Permukiman Mulai Normal

Debit banjir di Kecamatan Tabang, Kukar, berangsur surut. Akses dan permukiman warga mulai kembali normal

HO//CAMAT TABANG
BANJIR BERANGSUR SURUT - kondisi banjir di kecamatan tabang, kukar, kaltim. Pemerintah Kecamatan Tabang memastikan pemantauan terus dilakukan secara intensif bersama pemerintah desa dan pihak terkait. (HO/CAMAT TABANG) 

Ringkasan Berita:
  • Debit banjir di 13 desa Kecamatan Tabang dilaporkan terus menurun secara bertahap.
  • Enam desa di zona hilir dan wilayah Muara Ritan mulai menunjukkan tren surut signifikan.
  • Pemerintah kecamatan tetap waspada karena kondisi banjir masih dinamis.

 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Banjir Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara mulai menunjukkan perkembangan positif. 

Setelah beberapa hari merendam permukiman dan mengganggu akses transportasi, debit air di seluruh wilayah Kecamatan Tabang dilaporkan berangsur surut, termasuk di enam desa yang berada di zona hilir.

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, menyampaikan bahwa penurunan debit air terjadi hampir merata di seluruh desa.

Hal tersebut berdasarkan hasil koordinasi intensif antara pemerintah kecamatan dengan para kepala desa setempat.

“Update hasil koordinasi kami dengan para kepala desa, dari 13 desa kondisi air banjir semakin menurun dan perlahan mulai hilang dari permukiman warga,” ujar Rakhmadani, Selasa (13/1/2025).

Baca juga: Pemkab Kukar Mulai Terapkan Manajemen Talenta ASN 2026

Zona Hulu hingga Hilir Alami Penurunan

Ia menjelaskan, wilayah zona hulu dan tengah sebelumnya telah lebih dulu mengalami penurunan debit air sejak pagi hari. Sementara itu, enam desa di zona hilir juga mulai menunjukkan tren serupa sejak sore ini.

“Untuk enam desa di zona hilir, sore ini juga sudah mulai mengalami penurunan debit banjir,” jelasnya.

Rakhmadani menambahkan, penurunan debit air juga terjadi di wilayah Muara Ritan.

Berdasarkan laporan terakhir, ketinggian air di kawasan tersebut telah berkurang sekitar 10 sentimeter.

“Muara Ritan sudah mulai surut, sekitar 10 sentimeter,” jelasnya.

Baca juga: Pintu Geser ke Samping Ribet? Viral Video Pedagang Bandingkan Kios di Pasar Samarinda dan Tenggarong

Meski kondisi terus membaik, ia mengingatkan bahwa status banjir masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, terutama jika kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam satu hingga dua hari ke depan.

Sebelumnya, banjir sempat berdampak pada akses transportasi, khususnya di jalur poros menuju Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang.

Ruas jalan tersebut tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat maupun roda enam, kecuali kendaraan dengan spesifikasi hard adventure 4x4.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved