Senin, 8 Juni 2026

Berita Kaltim Terkini

POPULER KALTIM: Momen Prabowo Sapa Sultan Kutai Kartanegara, Karyawan KPC Terseret Arus Deras

Berita populer Kaltim dalam 24 jam terakhir mulai dari momen Prabowo sapa Sultan Kutai Kartanegara hingga karyawan KPC terseret arus, Rabu (14/1/2026)

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
POPULER KALTIM: Momen Prabowo Sapa Sultan Kutai Kartanegara, Karyawan KPC Terseret Arus Deras - 20260113_Sultan-Kutai-Aji-Muhammad-Arifin-saat-peresmian-proyek-RDMP-Balikpapan_Prabowo_2.jpg
Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden
SULTAN KUTAI - Sultan Aji Muhammad Arifin, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura saat peresmian kilang proyek RDMP, di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Senin 12/1/2026).
POPULER KALTIM: Momen Prabowo Sapa Sultan Kutai Kartanegara, Karyawan KPC Terseret Arus Deras - 20260113_peresmian-RDMP-Pertamina_kilang_Presiden-Prabowo-salami-Sultan-Kutai_2.jpg
Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden
SULTAN KUTAI - Presiden Prabowo Subianto menyalami Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin usai resmikan kilang Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (12/1/2026). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)
POPULER KALTIM: Momen Prabowo Sapa Sultan Kutai Kartanegara, Karyawan KPC Terseret Arus Deras - 20260113_Area-Tambang-Batu-Bara-Kutai-Timur-Kutim.jpg
TribunKaltim.co/Nurila Firdaus
KARYAWAN TEWAS - Ilustrasi Aktifitas tambang batu bara di Kabupaten Kutai Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS)

"Menyala pak prabowo," tulis warganet.

Profil Sultan Aji Muhammad Arifin

Diketahui, Aji Muhammad Arifin adalah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21.

Ia menggantikan ayahandanya, Aji Muhammad Salehuddin II yang meninggal dunia pada 5 Agustus 2018. 

Prosesi adat penabalan atau suksesi Sultan Kutai berlangsung di Keraton atau Museum Mulawarman, Tenggarong, pada 15 Desember 2018.

Ia dilahirkan di Wassenaar, Provinsi Zuid-Holand Belanda pada 09 Februari 1951 dari pasangan Aji Muhammad Salehuddin dan Ratu Permaisuri Aji Ratu Aida Gelar Aji Ratu Putro Inderaningrat Binti Adji Raden Ario Amidjoyo Bin Adji Pangeran Mangkunegara Bin Sultan Adji Muhammad Sulaiman.

Anak ke 2 dan putra pertama dari Sultan Aji Muhammad Salehuddin I dan dari Aji Ratu Aida " Ratu Permaisuri Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ".

Memiliki saudara di antaranya:

YM Hj. Adji Nurul Koewanto Gelar Adji Putri Praboe
KDYMM H. Adji Muhammad Arifin Praboe Gelar Adji Pangeran Adipati Praboe Anum Surya Adiningrat Gelar KDYMM Sultan Adji Muhammad Arifin.
YM Hj. Adji Mulyati Kardani Praboe Gelar Aji Putri Mahadewi
YM H. Adji Muhammad Khairuddin Praboe
YM H. Adji Ali Zain Faisal Praboe
YM Hj. Adji Zainar Rachmawati Praboe
YM Hj. Adji Soraya Praboe
YM H. Adji Mahmoed Praboe
YM Hj. Adji Mardiana Praboe
YM Hj. Adji Indah Praboe

Keturunan

Menikah dengan Hj. Sulastri Gelar Adji Raden Puspa Kencana

Baca berita selengkapnya:

3. BREAKING NEWS: Insiden Maut di Area Tambang KPC Kutai Timur, Karyawan Tewas Terseret Arus Deras

Kabar duka kembali menyelimuti dunia pertambangan di Kutai Timur.

Seorang karyawan dilaporkan tutup usia dalam insiden maut yang terjadi di area IGS Pond, PT Kaltim Prima Coal (KPC), pada Minggu (11/1/2026) malam. 

Korban yang diketahui bernama Eko Hadi, tak kuasa menyelamatkan diri saat kendaraan yang ditumpanginya diterjang arus deras.

Peristiwa pilu ini bermula ketika sebuah unit Light Vehicle (LV) dengan nomor lambung LR2154 melintasi jalur tembus dari Inul Middle menuju IGS sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat itu, cuaca ekstrem berupa hujan lebat membuat jalan operasional tergenang air dengan arus yang sangat kuat, hingga akhirnya menyeret kendaraan milik tim Refueling & Lube Management tersebut.

"Di dalam mobil ada dua orang. Saat melintas, kendaraan terbawa arus. Satu orang bisa menyelamatkan diri, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia," ungkap General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) PT KPC, Wawan Setiawan, saat dikonfirmasi pada Selasa (13/1/2026).

Di dalam kabin kendaraan tersebut, Eko Hadi selaku driver didampingi oleh Abdullah yang menjabat sebagai Lead Hand Refueling & Lube Management.

Saat kendaraan mulai kehilangan kendali dan terseret menuju kolam, suasana mencekam menyelimuti keduanya yang berusaha keras keluar dari kepungan air.

Keduanya dikabarkan sempat berupaya menyelamatkan diri dengan merangkak keluar melalui jendela sebelah kiri unit.

Beruntung bagi Abdullah, ia berhasil berenang melawan arus dan mencapai tepian kolam, namun malang bagi Eko Hadi, tubuhnya justru terbawa arus dan menghilang di kegelapan malam.

"Korban ditemukan pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia," tambah Wawan.

Penemuan jasad korban setelah dilakukan upaya pencarian intensif sejak malam kejadian.

Tim evakuasi baru berhasil menemukan keberadaan Eko setelah beberapa jam dinyatakan hilang.

Penemuan jasad korban ini secara otomatis menambah catatan kelam fatality atau kecelakaan kerja fatal di area konsesi tambang batu bara terbesar tersebut.

Hingga saat ini, unit kendaraan LV LR2154 dilaporkan masih tenggelam di lokasi kejadian.

Meskipun insiden ini merenggut nyawa, pihak perusahaan memastikan tidak ada kebocoran bahan bakar atau dampak kerusakan lingkungan yang mengancam area IGS Pond di sekitarnya.

Kondisi lapangan saat kejadian memang disebut sangat berisiko akibat cuaca buruk.

Padahal, di sepanjang jalur tersebut telah terpasang rambu peringatan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam, namun derasnya air luapan hujan diduga menjadi faktor utama kendaraan kehilangan traksi.

"Hak-hak sebagai karyawan dalam konteks industrial akan dipenuhi. Proses teknis dan pendampingan kemanusiaan tetap kami lakukan sebagai kewajiban perusahaan," tegas Wawan.

Manajemen PT KPC menyatakan masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam kejadian ini atau murni kecelakaan kerja akibat faktor alam.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pekerja tambang akan pentingnya kewaspadaan ekstra saat beroperasi di tengah cuaca ekstrem. 

Baca berita selengkapnya:

Demikian berita populer di Kaltim dalam 24 jam terakhir. 

Ikuti berita-berita terkini tentang kabupaten/ kota di Kalimantan Timur serta IKN hanya di TribunKaltim.co. (TribunKaltim.co)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved