Berita Balikpapan Terkini
DPRD Ingatkan PTMB Soal Sambungan Baru, Distribusi Air Balikpapan Harus Seimbang
DPRD Balikpapan ingatkan penambahan sambungan air harus seimbang agar tidak memicu ketimpangan suplai
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- PTMB menambah sambungan baru, DPRD minta perhitungan kapasitas air baku.
- Balikpapan masih bergantung pada Waduk Manggar dan Teritip yang terbatas.
- Proyek sumber air baru disiapkan, namun distribusi harus adil dan efisien.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus berupaya menambah sambungan baru ke sejumlah kawasan Kota Minyak.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Japar Sidik menyoroti proses tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa mempertimbangkan kapasitas sumber air baku yang tersedia.
Ia mengingatkan pentingnya manajemen distribusi air bersih yang cermat agar perluasan jaringan tidak menimbulkan ketimpangan suplai antarwilayah.
“Kalau dialirkan tanpa hitungan, nanti daerah lain tidak kebagian. Jadi PTMB harus selektif dan masyarakat juga perlu bersabar,” ujar Japar, Sabtu (17/1/2026).
Diakuinya, saat ini Balikpapan masih bergantung pada dua sumber utama, yakni Waduk Manggar dan Waduk Teritip yang kapasitasnya terbatas.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pria di Gunung Bugis Balikpapan Tewas Ditikam Badik
“Oleh karena itu pentingnya ketelitian dalam proses pendistribusian air agar pelayanan tetap merata,” imbuhnya.
Perbaikan Jaringan Bertahap
Japar sampaikan, PTMB sedang memperbaiki jaringan secara bertahap. Dengan memperhatikan keseimbangan agar setiap wilayah mendapat suplai sesuai kemampuan sistem yang ada.
Upaya penambahan sumber air baku ini memang tengah dilakukan melalui sejumlah proyek jangka menengah. Seperti penarikan air dari Bendungan Sepaku Semoi dan rencana pembangunan waduk baru di Embung Aji Raden, Balikpapan Timur.
“Kalau waduk-waduk ini bisa ditambah, persoalan air baku di Balikpapan sedikit demi sedikit bisa teratasi, dan pelayanan bisa ke masyarakat bisa juga akan lebih maksimal,” ulas Japar.
Kendari begitu, ia menekankan bahwa peningkatan pasokan air harus dibarengi dnegan sistem distribusi yang adil dan efisien.
“Karena percuma sumber air bertambah, kalau jaringan distribusinya belum siap atau tidak seimbang,” pungkasnya. (*)
| Ratusan Rumah di 4 RT Batu Ampar Balikpapan Terancam Digusur, Ahli Waris Daeng Berbekal Putusan PTUN |
|
|---|
| Jadwal Mati Air PDAM di Balikpapan 5 Mei 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak |
|
|---|
| May Fun Club di Novotel Balikpapan, Ada Cupcake, Movie Time hingga Little Garden |
|
|---|
| Kepala Otban Wilayah VII Pastikan Harga Tiket Pesawat Terkendali |
|
|---|
| Balikpapan Deflasi 0,05 Persen April 2026, Harga Pangan dan Emas Jadi Faktor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260117_Anggota-Komisi-II-DPRD-Balikpapan-Japar-Sidik.jpg)