Berita Paser Terkini
Operasi Pasar Murah, Paser Ajukan Tambahan Kuota 5.000 Tabung LPG 3 Kg
Jelang Ramadan, Pemkab Paser bergerak cepat mengamankan kebutuhan energi warga.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab Paser mengajukan tambahan 5.000 tabung LPG 3 kg untuk periode Februari–Maret 2026.
- Penambahan kuota difokuskan untuk mendukung operasi pasar murah jelang Ramadan.
- Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan mencegah kelangkaan LPG bersubsidi.
TRIBUNKALTIM.CO, TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser bersiap mengamankan kebutuhan energi rumah tangga jelang Ramadan.
Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser, pemerintah daerah mengajukan penambahan 5.000 tabung LPG 3 Kg untuk periode Februari hingga Maret 2026.
Langkah ini difokuskan untuk mendukung operasi pasar murah di seluruh kecamatan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan gejolak pasokan dapat diantisipasi sejak dini.
Kepala Disperindagkop UKM Paser, Yusuf, menjelaskan bahwa usulan penambahan kuota LPG 3 kg tersebut sejalan dengan proyeksi peningkatan permintaan selama Ramadan.
Baca juga: Operasi Pasar Murah di Paser, Harga Beras Rp 8.600 per Kg
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan konsumsi LPG rumah tangga cenderung naik signifikan, terutama untuk kebutuhan memasak di tingkat keluarga dan pelaku usaha mikro.
“Usulan penambahan LPG 3 Kg akan digunakan untuk operasi pasar murah. Selain memantau pendistribusian, kami juga telah melakukan usulan penambahan,” terang Yusuf di Tanah Grogot, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, operasi pasar murah menjadi instrumen penting untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan LPG bersubsidi.
Melalui skema ini, distribusi LPG 3 Kg dapat diarahkan langsung ke titik-titik yang membutuhkan, sekaligus menekan potensi kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat pengecer.
Baca juga: Pasar Murah Bulog Paser Harapan Warga, LPG 3 Kg dan Sembako Murah Jadi Incaran Akhir Tahun
Di lapangan, peningkatan aktivitas dapur menjelang waktu sahur dan berbuka kerap membuat permintaan LPG 3 Kg melonjak.
Antrean pembelian di pangkalan dan subpangkalan menjadi pemandangan yang perlu diantisipasi agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Karena itu, penguatan pasokan melalui tambahan kuota dinilai krusial.
Yusuf menegaskan, pemerintah daerah juga akan memantau pendistribusian agar LPG 3 kg tepat sasaran sesuai peruntukan.
Baca juga: Harga LPG 3 Kg di Tenggarong Kukar Sempat Rp45 Ribu Per Tabung saat Libur Nasional
Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan lancar hingga ke kecamatan dan desa.
“Dengan adanya usulan tambahan kuota LPG 3 Kg ini, kami harap masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi pemerintah,” tambahnya.
Selain menjaga pasokan, Disperindagkop UKM Paser berkomitmen memastikan pelaksanaan operasi pasar murah berlangsung merata.
Upaya ini diharapkan mampu memberi rasa tenang bagi warga Bumi Daya Taka. (*)
| 156 Calhaj Asal Paser Diberangkatkan Menuju Embarkasi Balikpapan, 1 Jemaah Tertunda karena Sakit |
|
|---|
| 3 Pengedar Sabu Diciduk di Kos Long Ikis Paser, Polisi Sita CCTV hingga Timbangan Digital |
|
|---|
| Buruh Sawit di Paser Tewas Diduga Diterkam Buaya Saat Bersihkan Badan |
|
|---|
| Warga Kuaro Paser Ditemukan Meninggal Usai Hilang Saat Pindahkan Sapi |
|
|---|
| Lahan Jembatan Seniur II Paser Dihibahkan, Proyek yang Sempat Mangkrak Dilanjutkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260209_-Pendistribusian-LPG-3-kilogram-oleh-Disperindagkop-UKM-Paser.jpg)