Senin, 18 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Warga Kuaro Paser Ditemukan Meninggal Usai Hilang Saat Pindahkan Sapi

Warga Kuaro, Paser, ditemukan meninggal dunia usai hilang saat memindahkan tempat mengikat sapi di area perkebunan

Tayang:
HO/POLRES PASER
PENEMUAN KORBAN HILANG - Evakuasi korban hilang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir aliran sungai, Jalan Letjen Suprapto RT 014, Kelurahan Kuaro, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu (17/5/2026). Korban sebelumnya dikabarkan menghilang saat pergi memindahkan tempat mengikat sapi di area perkebunan kelapa sawit. (HO/POLRES PASER) 
Ringkasan Berita:
  • Warga Kuaro bernama Gatot Sunyoto dilaporkan hilang sejak Sabtu sore.
  • Korban ditemukan meninggal di pinggir sungai sekitar satu kilometer dari lokasi awal.
  • Polisi menduga korban tenggelam akibat arus sungai yang deras saat hujan lebat.

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Personel Polsek Kuaro bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga hilang di wilayah Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Korban diketahui bernama Gatot Sunyoto (36), warga Dusun Sei Riye RT 016 Kelurahan Kuaro, yang dilaporkan belum pulang usai pergi memindahkan tempat mengikat sapi di area perkebunan kelapa sawit pada Sabtu (16/5/2026) sore.

Kapolsek Kuaro, IPTU Achmad Gazali Saputra, membenarkan adanya laporan tersebut. Setelah menerima informasi, personel Polsek bersama warga langsung melakukan pencarian dengan menyisir lokasi terakhir korban terlihat.

"Saat di lokasi pencarian, petugas hanya menemukan sepeda motor dan sapi milik korban yang berada di seberang sungai. Sementara keberadaan korban tidak diketahui hingga malam hari, sehingga pencarian harus dihentikan sementara," terang Gazali, Minggu (17/5/2026).

Korban Ditemukan di Pinggir Sungai

Pencarian kembali dilanjutkan hari ini. Sekitar pukul 08.30 WITA, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca juga: Lahan Jembatan Seniur II Paser Dihibahkan, Proyek yang Sempat Mangkrak Dilanjutkan

"Jenazah tersangkut di pinggir aliran Sungai Jalan Letjen Suprapto RT 014 Kelurahan Kuaro, sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban menggembalakan sapi," tambahnya.

Korban diduga tenggelam saat berusaha menyeberangi sungai di tengah kondisi hujan deras. Arus yang cukup kuat membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar ikut melakukan pencarian bersama aparat kepolisian hingga malam hari. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat juga menjadi kendala dalam proses pencarian korban.

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Kuaro untuk pemeriksaan medis.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian dipastikan akibat tenggelam," tegasnya.

Baca juga: Jelang Porprov Kaltim 2026, Disporapar Paser Desak Kontraktor Selesaikan Venue dalam 5 Bulan

Gazali mengungkapkan, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Ia turut menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

"Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami berharap warga selalu waspada dan tidak mengambil risiko saat menyeberangi sungai," pungkas Gazali. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved