Selasa, 26 Mei 2026

Setahun Pemerintahan Rudy dan Seno

Pengobatan Gratispol Program Rudy-Seno Belum Sampai ke RSUD Abdul Rivai Berau

Masyarakat Berau menyambut progam Gratispol yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bidang pelayanan kesehatan

Tayang:
TRIBUN KALTIM/Renata Andini Pengesti
GRATISPOL - Direktur RS Abdul Rivai, Jusram. Hingga kini pelayanan kesehatan gratis melalui program ini masih belum menyasar ke Rumah Sakit Abdul Rivai Berau. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau menyambut progam Gratispol yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bidang pelayanan kesehatan.

Meski demikian, hingga kini pelayanan kesehatan gratis melalui program ini masih belum menyasar ke Rumah Sakit Abdul Rivai Berau.

Hal itu dikatakan Direktur Rumah Sakit Abdul Rivai, Jusram.

Ia mengatakan, program gratispol belum berjalan di Berau.

Ia mengatakan menyambut baik jika program tersebur berjalan di Berau. Lantaran program itu menjadi bagian dari enam paket layanan publik gratis yang bertujuan meringankan beban masyarakat.

Baca juga: Gratispol Kaltim Dinilai Belum Gratis Total, Mahasiswa Keluhkan Pencairan Dana Tak Sesuai Janji

“Untuk saat ini program itu belum berlangsung di rumah sakit. Untuk pengobatan gratis hanya menggunakan BPJS, untuk perawaran tertentu,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (10/2/2026).

Perlu diketahui, program gratispol memberikan jaminan layanan kesehatan gratis dan bermutu kepada masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan resmi seperti BPJS Kesehatan.

Skemanya, peserta tinggal menunjukkan KTP Kaltim, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa biaya di fasilitas kesehatan yang tergabung dalam program.

Jusram melanjutkan, beberapa kali memang pihak rumah sakit sudah berkoordinasi terkait program tersebut.

Namun, hingga saat ini belum terlaksana. 

“Kami berharap dapat segera berlangsung program tersebut,” bebernya.

Sementara itu salah satu warga pulau Derawan, Dermayana yang melakukan pengobatan ke RSUD Abdul Rivai mengharapkan program gratispol dapat berlangsung.

Baca juga: Program Gratispol Mulai Bergulir di Uniba, Kampus Lakukan Verifikasi dan Sinkronisasi Data Mahasiswa

Di temui setelah melakuakn pemeriksaan di RSUD Abdul Rivai, Dermayana mengatakan melakukan pengobatan karena ia terkena radang sendi dan membuat pinggangnya sakit.

“Saya habis Rp 1,2 juta untuk pengobatan sekaligus terapi. Harganya cukup lumayan mahal karena ternyata tidak dicover BPJS. Saya berharap pemerintah bisa memberikan alternatif lain untuk pengobatan yang lebih murah,” harapnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved