Kamis, 21 Mei 2026

Imlek 2026

Tahun Kuda Api Imlek 2026, Warga Tionghoa Balikpapan Doa Kesehatan dan Bisnis Lancar

Di Tahun Shio Kuda Api, umat Tionghoa di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, memanjatkan doa kesehatan dan kelancaran bisnis.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH
SEMBAHYANG IMLEK - Suasana Klenteng Guang De Miao di Kota Balikpapan saat memasuki hari Peringatan Imlek Tahun 2026, beberapa warga Thionghoa sembayang dengan khidmat, Selasa (17/2) 2026). Perayaan Imlek 2026, diwarnai doa kesehatan dan kelancaran usaha seiring datangnya Tahun Shio Kuda Api. (TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH) 
Ringkasan Berita:
  • Tahun Kuda Api melambangkan tenaga, kecepatan, dan semangat yang perlu diimbangi kesabaran.
  • Umat Tionghoa Balikpapan berdoa untuk kesehatan keluarga dan kelancaran usaha.
  • Ritual sembahyang dan barongsai menjadi simbol harapan serta energi baru di tahun 2026.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Perayaan Imlek 2026 di Klenteng Guang De Miao, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, diwarnai doa kesehatan dan kelancaran usaha seiring datangnya Tahun Kuda Api.

Halaman klenteng tak pernah benar-benar sepi. Langkah demi langkah umat berdatangan, sebagian membawa hio, sebagian lagi menggenggam kertas sembahyang berwarna emas.

Aroma dupa perlahan memenuhi udara, menyatu dengan cahaya lilin merah yang menyala tenang di altar.

Di bawah langit peringatan tahun Imlek, doa-doa dilangitkan.

Baca juga: Imlek 2026, Warga Balikpapan Panjatkan Harapan di Klenteng Guang De Miao

Tahun Kuda Api datang dengan simbol yang kuat, tenaga, kecepatan, dan bara semangat yang menyala.

Prosesi sembahyang dimulai dari penghormatan kepada Dewa Langit.

Umat berdiri khusyuk, menangkupkan tangan, memejamkan mata sejenak sebelum menancapkan hio ke dalam abu yang sudah menumpuk tebal.

Asap tipis mengepul, seperti membawa harapan yang tak terucap ke tempat yang lebih tinggi.

Baca juga: Makna Shio Kuda Api Perayaan Imlek 2026 di Balikpapan, Sabar dan Gerak Cepat

Di sudut halaman, Jimi menunggu giliran sembahyang bersama keluarganya.

Baginya, Tahun Kuda Api bukan sekadar pergantian shio.

“Ekonomi sekarang terasa berat. Kuda itu harus terus berlari. Ditambah unsur api yang artinya semangat. Jadi kita memang harus kerja lebih keras,” ujarnya pelan.

Makna itu terasa relevan.

Kuda melambangkan gerak cepat dan daya juang.

Baca juga: Momen Warga Tionghoa Nunukan Kaltara Rayakan Imlek 2026 dengan Sederhana

Api melambangkan energi, tapi juga peringatan: panas yang berlebihan bisa membakar.

Di sinilah keseimbangan diuji.

Ketua Klenteng Guang De Miao, William Chandra, menyebut tahun ini sebagai momentum untuk bergerak, namun tetap mengendalikan diri.

“Api itu mudah memicu emosi. Jadi bukan hanya soal semangat, tapi juga kesabaran. Peluang ada, tapi harus diambil dengan bijaksana,” katanya.

Baca juga: 3 Lokasi Nonton Barongsai Imlek 2026 Gratis di Balikpapan Hari Ini 17 Februari 2026

Di altar utama, lilin-lilin besar terus menyala.

Ritual pembakaran kertas sembahyang dilakukan satu per satu. Kertas emas dilipat, kemudian dimasukkan ke dalam tungku pembakaran.

Api menjilat perlahan, mengubah lembaran itu menjadi abu.

Bagi umat, itu bukan sekadar tradisi.

Itu adalah simbol persembahan, penghormatan, sekaligus doa agar kehidupan di tahun yang baru lebih diberkahi.

Baca juga: Perayaan Imlek 2026 Balikpapan, Gegana Brimob Kaltim Amankan Vihara Buddha Manggala

Di hari pertama Imlek, dentuman tambur barongsai menggema di halaman klenteng.

Gerakan lincah barongsai dipercaya sebagai simbol pembuangan energi negatif dan penyambutan keberuntungan.

Anak-anak berlarian mengikuti irama, sementara orang dewasa tersenyum menyaksikan.

Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika kehidupan kota, Tahun Kuda Api hadir sebagai pengingat hidup harus terus bergerak.

Berlari, namun tetap tahu arah. 

Bersemangat, namun tak kehilangan kendali. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved