Selasa, 19 Mei 2026

Ramadan 2026

Jelang Ramadan 2026, Pemkot Samarinda Gelar Pasar Murah di Pasar Merdeka

Jelang Ramadan 1447 H, Pemkot Samarinda menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Pasar Merdeka Sungai Pinang.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON
GERAKAN PASAR MURAH - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di halaman parkir Pasar Merdeka, Sungai Pinang, Rabu (18/2/2026) pagi. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah komoditas seperti telur, cabai, daging sapi, bawang, dan ikan dijual lebih rendah dibanding harga pasar umum.
  • Dinas Perdagangan, DKPP, dan Dinas Perikanan bersinergi menormalisasi harga jelang Ramadan 1447 H.
  • Gerakan Pasar Murah menjadi upaya konkret Pemkot Samarinda menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menjelang Ramadan 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di halaman parkir Pasar Merdeka, Sungai Pinang, Rabu (18/2/2026) pagi. 

Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok.

Sejak pagi hari, warga mulai memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar umum.

Antusiasme terlihat dari antrean pembeli yang berburu komoditas seperti telur, cabai, daging sapi, bawang merah dan putih, hingga aneka ikan segar.

Baca juga: Harga Daging di Pasar Segiri Samarinda Tembus Rp165 Ribu per Kg Jelang Ramadan

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai bentuk operasi pasar terpadu yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda, Muhammad Darham, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung untuk melakukan operasi pasar secara terpadu.

"Hari ini ada tiga dinas yang berkolaborasi: Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perikanan. Kami mencoba menormalisasi harga di pasar," ujar Darham kepada TribunKaltim.co saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting karena menjelang Ramadhan, permintaan terhadap bahan pokok cenderung meningkat.

Baca juga: Daftar Harga Bahan Pokok di Samarinda Jelang Ramadan 2026, Daging dan Telur Mulai Naik

Secara teori ekonomi, kenaikan permintaan tanpa diimbangi suplai yang memadai berpotensi mendorong harga naik.

Darham bilang komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah kali ini memiliki selisih harga yang cukup signifikan, yakni sekitar 10 persen lebih murah dibandingkan harga rata-rata di pasar umum.

Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Beberapa komoditas yang tersedia dalam Gerakan Pangan Murah antara lain telur ayam, cabai, daging sapi, bawang merah dan putih, ikan layang, ikan selar, ikan lele, udang, serta sayur-sayuran segar.

Baca juga: Daftar Harga Daging, Telur, dan Cabai di Samarinda Februari 2026 Jelang Puasa

Harga yang lebih rendah diharapkan mampu menjadi penyeimbang pasar dan mencegah lonjakan harga yang terlalu tinggi.

Pemkot Samarinda menyadari bahwa momentum Ramadhan seringkali menjadi periode rawan inflasi, terutama pada sektor bahan pangan.

Oleh sebab itu, intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen pengendalian harga yang efektif dan cepat.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved