Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Kubar Terkini

Jalur Trans Kaltim-Kalteng Segera Mulus, Proyek Jalan Muara Lawa–Bentian Tembus Progres 8,95 Persen

Pembangunan ruas jalan Muara Lawa menuju Bentian Besar di Kabupaten Kutai Barat terus dikebut. Hingga saat ini, progres pengerjaan

Tayang:
Penulis: Febriawan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
PERBAIKAN JALAN KUBAR - Pembangunan ruas jalan Muara Lawa menuju Bentian Besar di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, terus dikebut. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 8,95 persen. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Pembangunan ruas jalan Muara Lawa menuju Bentian Besar di Kabupaten Kutai Barat terus dikebut. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 8,95 persen.

Proyek strategis yang didanai melalui APBN tahun ini sebesar Rp183 miliar tersebut dikerjakan oleh PT Bumi Karsa. Percepatan pekerjaan dilakukan untuk memastikan akses transportasi masyarakat dapat segera membaik.

Kepala Bagian Teknik PT Bumi Karsa, Lalu Syamsul Wathoni, Rabu (18/2/2026) menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan utama tengah berjalan di lapangan.

Di antaranya penghamparan dan pemadatan Lapis Pondasi Agregat A, galian pelebaran badan jalan, patching aspal, pekerjaan saluran pasangan batu, serta pemeliharaan badan jalan.

Baca juga: Rakyat Harus Tahu! Jalan Rusak Bisa Penjarakan Menteri PU, Gubernur, hingga Wali Kota-Bupati

Menurutnya, seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap dan mengutamakan kualitas agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pembangunan jalan ini menjadi kabar baik bagi warga Kecamatan Bentian Besar yang selama bertahun-tahun harus menghadapi kondisi jalan rusak parah.

Saat musim hujan, ruas jalan berlumpur dan sulit dilalui, sementara pada musim kemarau debu tebal kerap mengganggu aktivitas warga.

Ruas Muara Lawa–Bentian merupakan jalur lintas provinsi yang sangat vital karena menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah melalui jalur darat.

Selama ini, kerusakan jalan menjadi keluhan utama masyarakat karena berdampak pada mobilitas, distribusi barang, hingga aktivitas perekonomian.

Dengan terus dikebutnya pembangunan, diharapkan akses transportasi menjadi lebih lancar, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan kedua provinsi tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved