Kamis, 21 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Warga Pernah Tersungkur, BBPJN Kaltim Perbaiki Jalan Berlubang di Samarinda untuk Cegah Kecelakaan

BBPJN Kaltim lakukan perbaikan jalan berlubang di Samarinda guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan

Tayang:
Penulis: Nevrianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
HO//PPK-SKPD TP 02
PERBAIKI JALAN - Pengerjaan perawatan Sapu Lobang (Salob) jalan DI Panjaitan Samarinda Utara, yang telah dikerjakan, awal bulan Februari 2026. (HO/PPK-SKPD TP 02) 

Ringkasan Berita:

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Upaya perbaikan jalan Samarinda terus dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur guna meminimalisir kecelakaan serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. 

Melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantuan (SKPD-TP), pemeliharaan rutin berupa sapu lubang (salob) kembali dilaksanakan pada sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Kota Samarinda.

Kegiatan pemeliharaan ini difokuskan pada penanganan jalan berlubang di ruas utama yang kerap dilalui kendaraan berat maupun ringan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) TP-02, Rudy Apriyanto, menjelaskan bahwa kerusakan jalan akibat musim hujan menjadi salah satu penyebab utama munculnya lubang yang berpotensi memicu kecelakaan.

“Kerusakan jalan, terutama lubang yang sering muncul setelah musim hujan, menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan. Melalui pemeliharaan rutin ini diharapkan lalu lintas di dalam Kota Samarinda lebih lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: DPRD Kaltim Apresiasi Perbaikan Permanen Jalan Longsor KM 28 Batuah Kukar oleh BBPJN

Fokus pada Titik Rawan Kerusakan

Pemeliharaan jalan nasional difokuskan pada sejumlah titik prioritas yang sering dilaporkan pengguna jalan mengalami kerusakan parah.

Lubang dalam dan permukaan jalan yang tidak rata dinilai tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan kendaraan dan kecelakaan tunggal.

Rudy menegaskan, program pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan roda empat, diimbau untuk tetap berhati-hati serta memperhatikan rambu-rambu lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Masyarakat Diminta Aktif Melapor

SKPD-TP juga membuka jalur pelaporan bagi masyarakat yang menemukan kerusakan jalan baru. Pengguna jalan dapat melaporkan langsung kepada petugas atau instansi terkait agar penanganan dapat segera dilakukan.

Baca juga: BBPJN Kaltim Targetkan Perbaikan Longsor KM 28 Batuah di Kukar Tuntas Juni 2026

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi ruas jalan nasional sepanjang sekitar 35,71 kilometer di dalam Kota Samarinda tetap optimal dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

Salah satu warga Lempake, Samarinda Utara, Sutrisno, mengaku pernah menyaksikan rekannya mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak rata.

Insiden tersebut terjadi di Jalan DI Panjaitan saat rekannya melintas menggunakan sepeda motor pada Sabtu (17/2/2026).

“Teman saya sempat tersungkur saat melewati jalan yang bergelombang di depan Gedung Keuskupan DI Panjaitan. Syukur masih selamat,” ungkapnya.

Ia menyampaikan rasa syukur karena ruas jalan tersebut kini telah diperbaiki dan kembali nyaman dilalui. Sutrisno berharap pemeliharaan jalan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak ada lagi korban akibat kerusakan jalan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved