Rabu, 22 April 2026

Ibu Kota Negara

Menteri Agama Nasaruddin Umar Salat Subuh di Masjid Negara IKN, Tekankan Makna Bismillah

Menag Nasaruddin Umar salat Subuh di Masjid Negara IKN dan sampaikan pesan penting tentang makna Bismillah

HO OIKN
SUBUHAN DI IKN - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (21/2/2026). (HO/HUMAS OTORITA IKN). 
Ringkasan Berita:

TRIBUNKALTIM.CO, IBUKOTA NUSANTARA - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu (21/2/2026).

Dalam momentum ini, ia menyampaikan pesan keagamaan tentang pentingnya mengawali setiap aktivitas dengan membaca “Bismillahirrahmanirrahim” sebagai harapan memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.

Pesan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian kajian keagamaan yang dihadirkan di Masjid Negara IKN sebagai ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat untuk memperdalam nilai-nilai Islam. 

Hadirnya kegiatan ini menegaskan Ibu Kota Nusantara sebagai kawasan inklusif dengan fasilitas keagamaan yang mendukung peningkatan spiritualitas masyarakat.

Nasaruddin menegaskan bahwa Nusantara akan menjadi kota yang mahbuub atau dicintai bagi masyarakat seiring dengan percepatan pembangunan.

Baca juga: Otorita IKN Ajak Warga Salat Tarawih dan Idul Fitri di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara

“Saya sangat bersyukur menyaksikan perkembangan IKN yang dahsyat itu ya. Tidak sampai setahun saya tinggalkan, tapi balik lagi, itu dahsyat. Saya berharap insyaAllah ke depan nanti itu IKN akan menjadi kota yang dirindukan, jadi mahbuub ya,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan salat subuh berjamaah turut dilanjutkan dengan peninjauan kawasan Istana Garuda hingga area Glamping IKN. Ini sebagai cerminan keterpaduan antara pembangunan kawasan dengan kehidupan sosial, keagamaan, dan konservasi alam di Nusantara.

Melalui penguatan berbagai kegiatan keagamaan, Masjid Negara IKN diharapkan menjadi pusat dan ruang pembelajaran spiritual yang terbuka bagi masyarakat. Hal ini sekaligus menguatkan harapan agar Nusantara tumbuh sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang dicintai dan dirindukan (mahbuub) oleh masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved