Berita Kaltim Terkini
Enggan Disebut 'Tipis Kuping', Diskominfo Kaltim Pilih Bijaksana Sikapi Kritik di Medsos
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memilih untuk lebih menahan diri dalam menyikapi derasnya arus informasi di media sosial
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memilih untuk lebih menahan diri dalam menyikapi derasnya arus informasi di media sosial ( medsos ), termasuk kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa sikap bijaksana merupakan keharusan bagi pemerintah di era keterbukaan ini.
Meski memiliki instrumen hukum berupa UU ITE, Faisal mengaku pemerintah enggan terburu-buru menempuh jalur laporan.
Hal ini dilakukan demi menghindari kesan antikritik di mata publik.
"Seharusnya bisa dengan UU ITE. Cuma kami pemerintah harus bijaksana, nanti salah sedikit dibilang 'tipis kuping' atau antikritik," ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Baca juga: Diskominfo Kaltim Ingatkan Bahaya Akun tanpa Identitas di Medsos, Jangan Mudah Percaya
Faisal juga menitipkan pesan kepada media resmi untuk gencar mengedukasi masyarakat terkait literasi digital. Tujuannya agar publik makin piawai membedakan informasi yang valid dengan isu tanpa dasar.
Menariknya, di saat pemerintah memilih bersabar, kesadaran hukum warga Kalimantan Timur justru meningkat pesat. Faisal membeberkan bahwa laporan warga terkait perselisihan di media sosial terus mengalir ke pihak kepolisian dalam 2-3 tahun terakhir.
"Permintaan untuk menjadi saksi ahli di Polres maupun Polda itu rata-rata tiap bulan ada kepada kami," tuturnya.
Fenomena ini dinilai positif karena menandakan masyarakat Bumi Etam mulai melek hukum dan berani bersikap jika merasa dirugikan secara digital.
Baca juga: Gratispol Disusupi Penipu, Diskominfo Kaltim Cium Modus Tagihan Palsu Internet Gratis Desa
Sejauh ini, Diskominfo Kaltim masih mengedepankan pendekatan yang lebih "teduh" terhadap serangan di media sosial. Namun, Faisal mengingatkan bahwa ruang hukum tetap terbuka jika muncul fitnah yang sudah keterlaluan dan memicu kegaduhan luas.
"Mudah-mudahan ke depan tidak ada (kasus berat), tapi kalau sudah parah ya kita harus bertindak," pungkasnya. (*)
| Ungguli Petahana, Sutarno Wijaya Terpilih Aklamasi Pimpin POSSI Kaltim 2026-2030 |
|
|---|
| Program Gratispol Kaltim Diprotes Mahasiswa, Kesra Ungkap Penyebab UKT Tak Cair Penuh |
|
|---|
| 5 Daerah dengan Pengeluaran Laki-laki Paling Rendah di Kaltim, Selisihnya Jauh dari Bontang |
|
|---|
| Demokrat Kaltim Gelar Musda 12 Juni Mendatang, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka hingga 5 Juni |
|
|---|
| Bakal Calon Ketua KONI Kaltim, Anderiy Syachrum Bawa Dukungan Cabor dan KONI Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260224-Kepala-Diskominfo-Kaltim-Muhammad-Faisal.jpg)