Berita Mahulu Terkini
Mahakam Ulu Perkuat Pembangunan Kampung Lewat Dana RT dan Dasa Wisma
Mahakam Ulu memperkuat pembangunan kampung melalui program dana RT, penambahan alokasi dana kampung, serta pembentukan kelompok Dasa Wisma.
Penulis: Desy Filana | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab Mahulu menyalurkan dana RT Rp200–300 juta untuk mendukung program pembangunan dan kegiatan masyarakat di tingkat RT.
- Alokasi dana kampung dari APBD mencapai Rp2–5 miliar per kampung, di luar dana desa yang sudah ada.
- Sebanyak 194 kelompok Dasa Wisma akan dibentuk, masing-masing mendapat dukungan anggaran sekitar Rp5–10 juta dari dana RT.
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) mulai menjalankan sejumlah program strategis untuk memperkuat pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat kampung.
Program tersebut meliputi penambahan alokasi dana kampung, penyaluran dana RT, hingga pembentukan kelompok Dasa Wisma di setiap RT.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat pembangunan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan peran warga dalam pengelolaan program di tingkat kampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMK Mahakam Ulu, Surianto S.E., M.E menjelaskan bahwa pihaknya mendapat tugas untuk merealisasikan berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kampung.
Baca juga: Laporan Alokasi Dana Kampung 2025 Tuntas, DPMK Berau Persiapan Regulasi Pelaksanaan ADK 2026
“DPMK ini programnya terkait dengan penambahan alokasi dana kampung, kemudian dana RT yang besarannya sekitar 200–300 juta dimana dana Dasa Wisma juga termasuk di dalamnya,” ujarnya pada Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa alokasi dana kampung yang bersumber dari APBD, di luar Dana Desa, berkisar antara Rp2 miliar hingga Rp5 miliar untuk setiap kampung.
Saat ini proses regulasi penyaluran alokasi dana kampung tahun 2026 telah rampung.
Tahapan yang sedang berjalan adalah penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKAM) di masing-masing kampung.
Baca juga: DPMK Mahulu Tekankan Efektivitas Penggunaan Dana Kampung Demi Kesejahteraan Warga
Sementara itu, dana RT yang disalurkan melalui bantuan keuangan khusus dari APBD akan dikelola oleh ketua RT bersama masyarakat setempat melalui mekanisme APBKAM agar penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan.
Dana tersebut nantinya dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai program kegiatan di lingkungan RT dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
Selain itu, DPMK Mahakam Ulu juga menyiapkan program pembentukan Dasa Wisma di setiap RT sebagai bagian dari penguatan pemberdayaan masyarakat di tingkat kampung.
Setiap RT diwajibkan memiliki satu kelompok Dasa Wisma yang akan mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta yang bersumber dari dana RT.
Baca juga: DPMK Mahulu Beberkan Jadwal Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kampung Ujoh Bilang
“Di Mahakam Ulu ada 194 RT, otomatis akan terbentuk nanti 194 Dasa Wisma. Jadi setiap RT wajib ada satu Dasa Wisma untuk tahap awal,” jelasnya.
Saat ini DPMK Mahakam Ulu tengah melaksanakan tahapan sosialisasi program Dasa Wisma ke sejumlah kampung agar implementasi program tersebut dapat berjalan optimal. (*)
| Pelayanan RS di Mahulu Tetap Normal, Pasien Didominasi Kontrol dan Keluhan Penyakit |
|
|---|
| Warga Dayak Kenyah Mahulu Rayakan Syukur Panen dengan Gelar Perayaan Mecak Undat Lepek Majau |
|
|---|
| Pemkab Mahulu Dukung Sektor Petanian, Terus Salurkan Bantuan Bibit Unggul dan Alat Pertanian |
|
|---|
| Musrenbang Mahulu 2027, Tekankan Partisipasi Masyarakat dalam Menentukan Arah Kebijakan |
|
|---|
| Orientasi PPPK Mahakam Ulu, 433 Peserta Dibekali Tugas dan Nilai ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260305_Plt-Kepala-DPMK-Mahakam-Ulu-Surianto-menjelaskan-program-prioritas-dana-kampung.jpg)