TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Menjelang arus mudik dan libur panjang Hari Raya Idul Fitri, jajaran Polresta Balikpapan bersama instansi terkait melakukan pengecekan kesiapan penggunaan tol fungsional menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kapolresta Balikpapan Jerrold H. Y. Kumontoy mengatakan, penggunaan tol fungsional tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengamanan dalam Operasi Ketupat yang dilaksanakan kepolisian selama periode libur Lebaran.
Menurutnya, tol fungsional yang akan digunakan merupakan segmen 1B dengan panjang sekitar 51 kilometer dan akan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju wilayah sekitar IKN.
Baca juga: Viral! Momen Langka Penampakan Pesawat Legendaris Douglas DC-3 Mendarat di Balikpapan
“Sebagaimana informasi yang sudah beredar di tengah masyarakat, dalam menghadapi libur yang cukup panjang, Polri melaksanakan Operasi Ketupat. Salah satu kegiatannya adalah pengamanan aktivitas masyarakat, termasuk penggunaan tol fungsional menuju IKN,” ujarnya kepada tribunkaltim.co, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, dari hasil pengecekan bersama instansi terkait seperti pihak Bina Marga dan dinas pekerjaan umum, tol fungsional tersebut dapat diakses masyarakat melalui beberapa jalur yang telah disosialisasikan.
Akses pertama dapat dilalui dari wilayah pintu masuk tol Manggar. Pengendara yang masuk melalui pintu tol Manggar diarahkan untuk keluar terlebih dahulu kemudian melakukan putar balik.
“Dari KM 8 nanti pengendara bisa belok kiri dan sekitar KM 11 akan terdapat gate tol. Dari titik itulah akses menuju tol fungsional ke arah IKN,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Mukmin Faisyal yang terhubung dengan ring road Balikpapan maupun kawasan Batakan sebelum menuju akses tol fungsional.
Terkait operasionalnya, rencana penggunaan tol fungsional tersebut akan dimulai pada 13 Maret hingga 29 Maret 2026 dengan jam operasional sementara pukul 06.00 hingga 18.00 WITA.
Namun demikian, Kumontoy menyebut waktu operasional tersebut masih akan dibahas kembali bersama instansi terkait, mengingat kondisi penerangan di pagi hari yang dinilai masih cukup gelap sehingga perlu memperhatikan faktor keselamatan pengguna jalan.
“Kalau memang pukul 06.00 Wita sudah bisa dilewati, tentu harus dipastikan penerangan jalannya memadai. Karena di Balikpapan pada jam tersebut masih cukup gelap,” katanya.
Selain penerangan, pihaknya juga menyoroti pentingnya kesiapan area keselamatan di sepanjang jalur tol fungsional, seperti lokasi berhenti darurat apabila terjadi pecah ban atau kendaraan mengalami kendala.
Untuk itu, kepolisian juga akan menyiapkan patroli guna memastikan tidak ada kendaraan yang berhenti sembarangan di sepanjang jalur tol fungsional yang memiliki panjang sekitar 51 kilometer tersebut.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada tol fungsional, terutama jika ingin melakukan perjalanan lebih awal, karena tol tersebut baru akan dibuka pada pukul 06.00 WITA.
“Bagi masyarakat yang ingin berangkat lebih awal, bisa menggunakan jalur alternatif yang sudah ada agar tidak terjadi antrean panjang di pintu masuk tol fungsional,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pengamanan, Polresta Balikpapan masih melakukan asesmen untuk menentukan titik-titik penempatan personel yang akan diperkuat selama masa operasional tol fungsional.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain area putar balik di Tol Manggar serta jalur akses menuju segmen 1B melalui Jalan Mukmin Faisyal.
“Kami akan menyesuaikan penempatan personel setelah rapat koordinasi lintas sektoral dan gelar pasukan. Nantinya juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim terkait dukungan personel BKO,” pungkasnya. (*)