Selasa, 19 Mei 2026

Ramadan 2026

Rp2,2 Miliar Zakat Terkumpul di Berau hingga Pertengahan Ramadan 2026

Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Berau hingga pertengahan Ramadan 1447 H mencapai Rp2,2 miliar.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
PENGUMPULAN ZAKAT - Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Berau hingga pertengahan Ramadan 1447 H mencapai Rp2,2 miliar. Dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan dhuafa oleh Baznas Berau. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PANGESTI) 
Ringkasan Berita:
  • Hingga pertengahan Ramadan 2026, Baznas Berau berhasil menghimpun dana ZIS sekitar Rp2,2 miliar.
  • Dana zakat difokuskan untuk program pemberdayaan ekonomi seperti Zakat Community Development (ZCD) bagi pelaku UMKM.
  • Baznas juga menjalankan program bantuan motor gerobak usaha dan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) bagi masyarakat kurang mampu.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama bulan Ramadan 1447 H oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan capaian signifikan.

Hingga pertengahan Ramadan tahun ini, dana yang berhasil dihimpun telah mencapai sekitar Rp2,2 miliar.

Dana yang terkumpul tersebut rencananya akan disalurkan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam upaya membantu kaum dhuafa dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Berau.

Ketua Baznas Berau, Muhammad Gazali, mengatakan dana yang dihimpun dari masyarakat akan difokuskan untuk sejumlah program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

Baca juga: Optimalkan Zakat Perusahaan, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Lewat Baznas

“Ada beragam program pengentasan dhuafa, salah satunya ZCD yang kami arahkan untuk membuka atau mengembangkan UMKM agar masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (8/3/2026).

Salah satu program yang menjadi fokus Baznas Berau adalah Zakat Community Development (ZCD).

Program ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga masyarakat penerima manfaat dapat meningkatkan pendapatan dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Selain itu, Baznas Berau juga memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil melalui bantuan motor gerobak.

Baca juga: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Minta Baznas Bangun Rumah untuk Korban Kebakaran di Muara Adang Paser

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan usaha para penerima manfaat sekaligus meningkatkan produktivitas usaha yang dijalankan.

Program lain yang turut menjadi perhatian adalah Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui program ini, rumah warga yang dinilai tidak layak huni akan direnovasi atau bahkan dibangun kembali agar memenuhi standar tempat tinggal yang layak.

“RLHB menjadi salah satu program unggulan kami, karena kondisi rumah juga menjadi indikator kemiskinan. Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak,” jelasnya.

Baca juga: Baznas Kaltara Rilis Besaran Zakat Fitrah 1447 H, Tertinggi Rp60 Ribu per Jiwa

Baznas Berau menegaskan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun merupakan amanah dari masyarakat yang harus dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

“Ini adalah amanah dari masyarakat. Karena itu kami pastikan penyalurannya tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi penerima,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved