Bus Tabrak Tiang Listrik di Samarinda
BREAKING NEWS: Diduga Rem Blong, Bus Pariwisata Hantam Tiang Listrik di Samarinda
Bus pariwisata mengalami rem blong di Samarinda dan menabrak pembatas jalan serta tiang listrik
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kecelakaan bus pariwisata di Samarinda terjadi di Jalan Untung Surapati, Kelurahan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Senin (8/3/2026) pagi.
Sebuah bus pariwisata berwarna merah dilaporkan menabrak pembatas jalan dan tiang listrik setelah diduga mengalami kegagalan sistem pengereman.
Bus dengan nomor polisi N 7052 UA tersebut diketahui merupakan milik perusahaan transportasi pariwisata Goraya. Kendaraan itu dikemudikan oleh seorang sopir bernama Hafid.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, bus tersebut sedang melaju tanpa penumpang dari arah Samarinda Seberang dan melintasi Jembatan Mahakam I sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
Kronologi Kecelakaan Tunggal
Hafid menjelaskan bahwa sejak berada di kawasan Samarinda Seberang, ia mulai merasakan adanya gangguan pada sistem kendaraan.
Baca juga: Viral! Fender Jembatan Mahakam I Samarinda Kembali Ditabrak Kapal
Ia mengaku baru saja mengisi bahan bakar solar dan berencana memarkirkan bus di area Masjid Daruni’mah sambil menunggu pesanan sewa.
Namun saat dalam perjalanan, sistem pengereman kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
“Dari seberang sudah terasa ada yang tidak beres. Remnya blong, kopling juga tidak bisa difungsikan, jadi tidak bisa netral,” ujar Hafid saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).
Menyadari kondisi tersebut berpotensi membahayakan, Hafid berusaha tetap mengendalikan laju bus saat melewati turunan jembatan.
Bahkan ia sempat menghubungi rekannya untuk meminta bantuan menyiapkan pengganjal ban apabila kendaraan tidak dapat dihentikan.
Baca juga: Kasus Campak Terdeteksi di Samarinda dan Balikpapan, Kemenkes Imbau Setop Sentuh Bayi saat Lebaran
Situasi menjadi semakin genting ketika bus mendekati lampu lalu lintas di bawah jembatan. Di depan bus terdapat sejumlah kendaraan yang sedang melintas.
Dalam kondisi darurat, Hafid mengambil keputusan cepat untuk menghindari kemungkinan tabrakan dengan kendaraan lain.
“Di depan masih ada mobil. Daripada menabrak kendaraan lain, saya paksa belok kiri,” katanya.
Akibat manuver tersebut, bus akhirnya menabrak median taman dan tiang listrik yang berada di depan sebuah diler Honda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260309_Kecelakaan-Tunggal-Bus-Pariwisata-Tabrak-Tiang-Listrik.jpg)