Senin, 18 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Diskarpus Paser Tingkatkan Literasi Warga via Program Bedah Buku dan Diskusi

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Paser menggelar kegiatan bedah buku dan diskusi

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
HO/Diskarpus Paser
BEDAH BUKU - Kegiatan bedah buku yang digagas oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Paser, Jumat (6/3/2026). Buku yang dibedah berjudul Refleksi Sang Guru karya Ismail, yang juga merupakan pengajar asal Kabupaten Paser. (HO/Diskarpus Paser). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Paser menggelar kegiatan bedah buku dan diskusi sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 6 Maret lalu yang turut diikuti oleh akademisi, perwakilan organisasi keagamaan, mahasiswa, serta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam giat itu, buku karya Ismail berjudul Refleksi Sang Guru: Serba-serbi Hikmah Ramadan dipilih sebagai bahan analisis dan diskusi interaktif.

Buku tersebut mengangkat tema refleksi Ramadan, dengan penekanan pada nilai spiritual, pendidikan karakter, serta teladan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para pendidik dan masyarakat.  

Baca juga: Tanda-tanda Lailatul Qadar 2026 dan Perkiraan Waktunya pada 10 Malam Terakhir Ramadan

Staf Ahli Bidang Pemerintah Hukum dan Politik, Amiruddin Ahmad, mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap program literasi itu tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi dapat berlanjut sepanjang tahun.

"Saya harap kegiatan bedah buku itu bisa terus berlanjut dan difasilitasi, semoga karya tersebut bisa beredar luas di masyarakat," jelas Amiruddin, Senin (9/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengetahuan yang dapat menjadi kunci dalam mewujudkan visi Paser Tuntas (Tanggung, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera).

"Semoga kegiatan yang digagas Diskarpus Paser dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan literasi di masa mendatang," tandasnya.

Terpisah, Ketua Panitia Kegiatan, Wahyuni Kesuma, menjelaskan bahwa bedah buku tersebut merupakan bagian dari program peningkatan budaya literasi dan minat baca masyarakat.

Kegiatan itu juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan literasi di daerah.

Baca juga: Pertama di Kalimantan, Unmul Host Bedah Buku Komunikasi Siber Bersama BSSN-Huawei

"Dengan diskusi, masyarakat tidak hanya membaca, tetapi juga bisa menggali makna dan nilai yang terkandung dalam karya tersebut," ungkapnya.  

Diskarpus Paser meyakini kegiatan ini dapat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat literasi dan edukasi masyarakat.

Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga ruang interaksi dan pengembangan wawasan.  

"Dengan berbagai program kegiatan yang dijalankan, dapat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat literasi dan edukasi masyarakat," pungkas Wahyuni. (*)

 

Caption: BEDAH BUKU - Kegiatan bedah buku yang digagas oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Paser, Jumat (6/3/2026). Buku yang dibedah berjudul Refleksi Sang Guru karya Ismail, yang juga merupakan pengajar asal Kabupaten Paser. (Foto: HO/Diskarpus Paser).

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved