Berita Balikpapan Terkini
Tanoto Foundation Dukung Kota Layak Anak Balikpapan, Fokus pada Pengembangan Usia Dini
Tanoto Foundation mulai memperkuat dukungannya terhadap Kota Layak Anak
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Tanoto Foundation mulai memperkuat dukungannya terhadap Kota Layak Anak (KLA) di Kota Balikpapan dengan fokus pada pengembangan anak usia dini (PAUD).
Regional Lead Tanoto Foundation, Roselina Ping mengatakan kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari komunikasi yang telah dijalin sejak 2024 antara Tanoto Foundation dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Tepatnya, pembicaraan awal ini dimulai ketika pihak Tanoto mengikuti Urban Academu bersama Bappeda Litbang dan DP3AKB Balikpapan.
Dari forum tersebut, Tanoto Foundation mulai terlibat dalam berbagai diskusi terkait peningkatan kualitas kota menuju predikat kota layak anak.
Baca juga: Berkat Sinergitas Disdikbud dan Tanoto Foundation, Literasi dan Numerasi di Paser Naik Signifikan
Diakui Ping, Tanoto Foundation pada saat itu belum menjalankan program secara langsung di Balikpapan lantaran belum fokus pada sektor early childhood.
Dan sebenarnya belum banyak yang Tanoto Foundation lakukan,
“Pada tahun ini kami mulai fokus di early childhood, dan itu menjadi kesempatan yang baru juga bagi kami untuk mendukung programnya Kota Layak Anak di Balikpapan,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Nantinya, Tanoto Foundation juga akan mengikuti proses evaluasi program Kota Layak Anak di Balikpapan.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk menyesuaikan program-program yang dimiliki Tanoto Foundation.
“Kekurangan-kekurangan apa yang menjadi PR di teman-teman OPD itu akan kami cocokkan dengan program yang ada di Tanaoto Foundation, sehingga bisa mendukung apa yang menjadi target-target di Kota Layak Anak,” ulasnya.
Selain mendukung program KLA, Tanoto Foundation juga tengah menyiapkan Rumah Anak SIGAP, yakni sebagai pusat pengasuhan dan pembelajaran dini yang telah operasional sejak 2021.
Program ini sebelumnya telah berjalan di wilayah perdesaan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dengan lima unit rumah yang berfungsi sebagai center of excellence, lokasi tersebut menjadi tempat pengembangan berbagai metode pengasuhan untuk pembelajaran anak usia dini melalui modul dan pendekatan yang dikembangkan Tanoto Foundation.
“Sedangkan percontohan untuk yang daerah perkotaan itu baru dicetuskan di 2026 dari internal kami,” kata Ping.
Dalam hal ini, Balikpapan menjadi kota pilot project dalam inisiasi Rumah Anak SIGAP.
Ping sampaikan, pemilihan Balikpapan didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Salah satunya komitmen pemerintah kota dalam mewujudkan kota yang lebih layak anak.
| Daftar Lokasi Mati Air PDAM Balikpapan Hari Ini 8 Mei 2026 |
|
|---|
| Psikolog Balikpapan Bagikan Tips Agar Rumah Tangga Awet dan Tetap Hangat Seperti Baru Pacaran |
|
|---|
| Ketua IPK Himpsi Kaltim Ungkap Alasan Pacaran Bertahun-tahun Tak Selalu Berujung Pernikahan |
|
|---|
| Patin Bakar Jadi Andalan Warung Makan Banjar Balikpapan, Miliki Pelanggan hingga Australia |
|
|---|
| Inilah Konsep Berbasis Alam dari Singapura untuk Kendalikan Banjir Balikpapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260310_Tanoto-Bergerak-untuk-Pendidikan-di-Kaltim.jpg)