Jumat, 5 Juni 2026

Mudik Lebaran

Antisipasi Mudik Sungai, Polres Kukar Perketat Pengawasan Jalur Mahakam

Menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran melalui jalur sungai, Satuan Polisi Air dan Udara

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
LEBARAN MUDIK 2026 - Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Kukar, Ipda Rio Hedy Wiyatma, mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus pengingat bagi masyarakat dan operator kapal agar selalu mengutamakan keselamatan saat berlayar. Polairud pun mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kutai Kartanegara, agar lebih disiplin dalam memperhatikan keselamatan selama perjalanan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran melalui jalur sungai, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Kartanegara mulai memperketat langkah pencegahan guna memastikan keselamatan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memasang spanduk dan banner imbauan keselamatan di sejumlah titik strategis di sepanjang jalur Sungai Mahakam. 

Spanduk tersebut dapat ditemui di wilayah Mangkurawang, kawasan seberang Tenggarong, hingga beberapa titik lain yang menjadi jalur lalu lintas transportasi air.

Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Kukar, Ipda Rio Hedy Wiyatma, mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus pengingat bagi masyarakat dan operator kapal agar selalu mengutamakan keselamatan saat berlayar.

Baca juga: Jadwal Berlakunya Diskon Tarif Tol 30 Persen untuk Mudik Lebaran 2026, Ada Mulai 12 Maret

Melalui pemasangan spanduk dan banner ini kami ingin mengingatkan masyarakat, terutama menjelang arus mudik.

"Agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat menggunakan transportasi air,” ujarnya, saat ditemui TribunKaltim.co pada Rabu (11/3/2026).

Dalam imbauan tersebut, ada beberapa hal penting yang ditekankan. 

Kapal diwajibkan menyediakan life jacket bagi setiap penumpang, tidak mengangkut penumpang maupun barang melebihi kapasitas, serta memastikan kondisi cuaca aman sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, nahkoda dan penumpang juga diminta tidak memaksakan pelayaran jika kondisi cuaca ataupun situasi perairan tidak memungkinkan.

Menurut Rio, pengingat ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya pernah terjadi insiden kapal di wilayah Kukar, salah satunya pada KM Dahlia, yang diduga terjadi akibat kelebihan muatan atau over capacity.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik, Polres Kukar juga akan menempatkan pos pengamanan di sejumlah pelabuhan, termasuk di kawasan titik nol Tenggarong. 

Selain itu, patroli gabungan dari berbagai unsur juga akan digelar guna memantau aktivitas di pelabuhan maupun jalur transportasi sungai.

Polairud pun mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kutai Kartanegara, agar lebih disiplin dalam memperhatikan keselamatan selama perjalanan.

Penumpang diminta menggunakan life jacket, tidak membawa barang melebihi kapasitas kapal, serta tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tidak aman demi menghindari terjadinya insiden di perairan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kejadian serupa terulang hanya karena mengabaikan aturan keselamatan,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved