Minggu, 3 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Antisipasi Lonjakan Lebaran 2026, Kutai Timur Surati Pertamina Soal BBM dan LPG

Pemkab Kutai Timur menyurati Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG menjelang Idul Fitri 2026.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
SURATI PERTAMINA - Pemkab Kutai Timur menyurati Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG menjelang Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi energi selama Ramadan hingga pasca Lebaran. (TRIBUNKALTMIM.CO/NURILA FIRDAUS) 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Kutai Timur mengirim surat ke Pertamina untuk menjamin pasokan BBM dan LPG menjelang Lebaran 2026.
  • Disperindag Kutim memastikan stok bahan pokok dan energi masih dalam kondisi aman.
  • Distribusi dari distributor berlangsung setiap hari guna mencegah kekosongan barang di pasar.

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai melakukan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan energi menjelang Lebaran 2026

Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menyurati pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG, khususnya tabung 3 kilogram yang banyak digunakan masyarakat.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah daerah menghadapi potensi lonjakan konsumsi energi selama bulan Ramadan hingga setelah Lebaran 2026.

Pada periode tersebut, aktivitas masyarakat biasanya meningkat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Baca juga: Jelang Lebaran, ESDM Pastikan Stok BBM Kaltim Aman, Storage Samarinda–Balikpapan Dipantau

Selain memantau harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar-pasar tradisional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur juga secara rutin melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan komoditas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan barang yang dapat memicu kepanikan maupun gejolak harga di lapangan.

Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadhani, menyampaikan bahwa secara umum kondisi ketersediaan bahan pokok di wilayah Kutai Timur masih berada dalam kondisi aman.

Berdasarkan laporan dari para distributor, distribusi berbagai komoditas terus berjalan secara rutin setiap hari sehingga kebutuhan pasar tetap dapat terpenuhi.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Lebaran 2026, Stok BBM dan LPG Dijamin Aman

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi kekosongan stok di tingkat pedagang maupun distributor.

Pemerintah daerah pun terus melakukan koordinasi dengan para pelaku usaha dan distributor guna memastikan rantai pasok tetap berjalan lancar menjelang puncak kebutuhan saat Lebaran 2026.

Untuk komoditas energi seperti BBM dan gas LPG 3 kilogram, pemerintah daerah mengambil langkah lebih awal dengan berkoordinasi langsung dengan Pertamina.

Upaya ini dilakukan melalui penyampaian surat resmi guna meminta jaminan ketersediaan stok selama periode Ramadan hingga pasca Lebaran 2026.

Baca juga: Samarinda Perketat Aturan BBM Per 1 April, Beli Solar Wajib Lulus Uji Dishub

Menurut Nora, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan daerah agar kebutuhan masyarakat, baik untuk bahan pokok maupun energi, tetap terjaga dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Secara keseluruhan stok aman karena distribusi dilakukan tiap hari. Kami sudah bersurat sesuai arahan Pak Bupati agar Pertamina menjamin ketersediaan stok BBM dan gas untuk segala jenis, supaya jangan ada gejolak di tengah masyarakat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved