Berita Kutim Terkini
Antisipasi Lonjakan Lebaran 2026, Kutai Timur Surati Pertamina Soal BBM dan LPG
Pemkab Kutai Timur menyurati Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG menjelang Idul Fitri 2026.
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab Kutai Timur mengirim surat ke Pertamina untuk menjamin pasokan BBM dan LPG menjelang Lebaran 2026.
- Disperindag Kutim memastikan stok bahan pokok dan energi masih dalam kondisi aman.
- Distribusi dari distributor berlangsung setiap hari guna mencegah kekosongan barang di pasar.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai melakukan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan energi menjelang Lebaran 2026.
Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menyurati pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG, khususnya tabung 3 kilogram yang banyak digunakan masyarakat.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah daerah menghadapi potensi lonjakan konsumsi energi selama bulan Ramadan hingga setelah Lebaran 2026.
Pada periode tersebut, aktivitas masyarakat biasanya meningkat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, maupun kegiatan ekonomi lainnya.
Baca juga: Jelang Lebaran, ESDM Pastikan Stok BBM Kaltim Aman, Storage Samarinda–Balikpapan Dipantau
Selain memantau harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar-pasar tradisional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur juga secara rutin melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pasokan komoditas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan barang yang dapat memicu kepanikan maupun gejolak harga di lapangan.
Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadhani, menyampaikan bahwa secara umum kondisi ketersediaan bahan pokok di wilayah Kutai Timur masih berada dalam kondisi aman.
Berdasarkan laporan dari para distributor, distribusi berbagai komoditas terus berjalan secara rutin setiap hari sehingga kebutuhan pasar tetap dapat terpenuhi.
Baca juga: Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Lebaran 2026, Stok BBM dan LPG Dijamin Aman
Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi kekosongan stok di tingkat pedagang maupun distributor.
Pemerintah daerah pun terus melakukan koordinasi dengan para pelaku usaha dan distributor guna memastikan rantai pasok tetap berjalan lancar menjelang puncak kebutuhan saat Lebaran 2026.
Untuk komoditas energi seperti BBM dan gas LPG 3 kilogram, pemerintah daerah mengambil langkah lebih awal dengan berkoordinasi langsung dengan Pertamina.
Upaya ini dilakukan melalui penyampaian surat resmi guna meminta jaminan ketersediaan stok selama periode Ramadan hingga pasca Lebaran 2026.
Baca juga: Samarinda Perketat Aturan BBM Per 1 April, Beli Solar Wajib Lulus Uji Dishub
Menurut Nora, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan daerah agar kebutuhan masyarakat, baik untuk bahan pokok maupun energi, tetap terjaga dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Secara keseluruhan stok aman karena distribusi dilakukan tiap hari. Kami sudah bersurat sesuai arahan Pak Bupati agar Pertamina menjamin ketersediaan stok BBM dan gas untuk segala jenis, supaya jangan ada gejolak di tengah masyarakat," pungkasnya. (*)
| Operasi 21 Gabungan di Jalan Yos Sudarso, Satlantas Polres Kutim Sita 22 STNK dan 5 SIM |
|
|---|
| Gelar RDP dengan DPRD di Hari Buruh, SBSI Kutim Tagih Janji Kesejahteraan dan Transparansi Loker |
|
|---|
| Tatap Porprov Kaltim 2026 di Paser, Kutim Targetkan Masuk 3 Besar, Bakal Kirim 1.200 Atlet |
|
|---|
| Sembunyikan 32 Paket Sabu di Bungkus Jajanan, Pria di Teluk Pandan Kutim Diciduk Polisi |
|
|---|
| Pendaftar Pelatihan BLKI Mandiri Kutim Membludak, Disnakertrans Siapkan Strategi Gandeng Swasta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260313_Pemkab-Kutai-Timur-mengirim-surat-ke-Pertamina-untuk-menjamin-pasokan-BBM-dan-LPG.jpg)