Selasa, 28 April 2026

Kebakaran di Kampung Baqa Samarinda

Kebakaran di Kampung Baqa Samarinda, 2 Rumah Hangus dan 9 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran saat Idulfitri di Samarinda hanguskan rumah warga, 9 orang kehilangan tempat tinggal

TRIBUN KALTIM/Mohammad Fairoussaniy
HANGUSKAN RUMAH - Petugas Pemadam Kebakaran saat proses pembasahan pada musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Sutra Kembang, Gang HM Senang RT 17, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Minggu (22/3/2026) dini hari.(TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Sutra Kembang, Gang HM Senang RT 17, Kelurahan Kampung Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Minggu (22/3/2026) dini hari dilaporkan nihil korban jiwa.

Rasa syukur diucapkan Komandan Posko 5 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, M. Fadli, saat berhasil menaklukkan api bersama jajarannya dan relawan di lapangan.

Kronologi Kebakaran

Dijelaskannya, peristiwa yang terjadi tepat saat warga merayakan hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah ini bermula sekira pukul 00.20 WITA.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kobaran api baru berhasil kita kuasai sepenuhnya selama kurang lebih 45 menit,” ungkapnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, amukan si jago merah menghanguskan sedikitnya dua unit rumah tunggal.

PADAMKAN API - Suasana di Jalan Sutra Kembang, Gang HM Senang RT 17, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Minggu (22/3/2026) dini hari, sejumlah petugas Disdamkarmat bersama relawan masih berupaya memadamkan api.(TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY)
PADAMKAN API - Suasana di Jalan Sutra Kembang, Gang HM Senang RT 17, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Minggu (22/3/2026) dini hari, sejumlah petugas Disdamkarmat bersama relawan masih berupaya memadamkan api.(TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY)

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Kampung Baqa Samarinda Seberang, Api Cepat Membesar

Akibat musibah ini, sebanyak dua kepala keluarga (KK) atau total sembilan jiwa harus kehilangan tempat tinggal tepat di hari raya.

Meski tidak ada korban jiwa, dampak asap tebal di lokasi kejadian mengakibatkan sejumlah orang harus mendapatkan penanganan medis.

“Tercatat ada enam orang yang mengalami sesak napas (asfiksia), tiga orang warga, dua relawan, dan satu petugas Disdamkarmat. Semua korban langsung ditangani oleh tim medis di lokasi kejadian,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran di kawasan padat penduduk dapat menimbulkan dampak luas, tidak hanya kerugian materi tetapi juga risiko kesehatan bagi warga sekitar.

Kendala Pemadaman di Lapangan

Proses pemadaman melibatkan sedikitnya 11 unit fire truck milik Disdamkarmat dan PMK swasta, serta 21 mesin portable milik relawan.

Baca juga: Panik, Warga Kampung Baqa Samarinda Seberang Berlarian Lihat Api Membesar

Meski begitu, petugas di lapangan sempat menemui sejumlah kendala.

Banyaknya warga yang datang menonton menjadi salah satu hambatan, selain keterbatasan sumber air di lokasi kejadian.

“Petugas sempat kesulitan karena sumber air yang terbatas di sekitar lokasi, ditambah lagi banyaknya warga yang datang menonton sehingga menghambat akses mobil tangki,” kata Fadli.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved