Berita Paser Terkini
Progres Pembangunan Koperasi Desa Capai 45 Persen, Paser Masuk Urutan Ketiga di Kaltim
Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga saat ini, progres fisik telah mencapai 45 persen, atau sudah 65 titik dari total 139 desa dan lima kelurahan yang menjadi target pembangunan.
Dari 65 titik tersebut, dua KDKMP telah rampung 100 persen yang berlokasi di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, serta Desa Keluang Paser Jaya (KPJ), Kecamatan Kuaro.
Dandim 0904/Paser, Letkol Inf Rommy Aditya Nanda, menyampaikan bahwa ada dua titik pembangunan KDKMP yang progresnya sudah mencapai 95 persen.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Desa, 32 Gerai Koperasi Merah Putih di PPU Mulai Dibangun, Sebagian Capai 100 Persen
Lokasi yang 95 persen itu di Desa Kerta Bumi, Kecamatan Kuaro, dan Desa Sangkuriman, Kecamatan Paser Belengkong.
"Target bulan ini keduanya sudah selesai 100 persen," terang Rommy, Kamis (26/3/2026).
Diproyeksikan pada akhir April mendatang, sekitar 20 hingga 30 titik KDKMP yang dalam tahap pembangunan akan rampung sepenuhnya.
Selain itu, pasca Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Kodim 0904 Paser berencana kembali mengusulkan 10 titik KDKMP baru yang sudah memenuhi syarat untuk memulai proses pembangunan.
"Dalam laporan kemajuan fisik (Lapjusik) yang kami buat saat ini, presentasi pembangunan di Paser sudah mencapai 45 persen. Tambah 10 berarti nanti menjadi 50 persen," tambahnya.
Baca juga: 3 Manfaat Pengalihan ke Usaha Produktif Bagi Koperasi Merah Putih Kukar, Solusi Lahan Plasma Habis
Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Pusat telah menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum pembangunan KDKMP dimulai.
Beberapa persyaratan di antaranya, lahan seluas 20x30 meter persegi serta jumlah penduduk minimal 500 jiwa.
"Cuman di Paser ini, ada sejumlah desa dengan kondisi khusus, seperti wilayah pesisir dan rawa, yang belum memiliki desain pembangunan spesifik," ungkap Rommy.
Diungkapkan bahwa untuk wilayah di Bumi Daya Taka, ada 19 titik dengan jumlah penduduk di bawah 500 jiwa, 13 titik berada di lahan rawa dan pesisir, serta beberapa desa masih dalam proses perizinan.
"Tujuh titik ini yang desanya tidak memiliki aset. Sehingga kita mengajukan ke BUMN di bawah Danatara. Enam PTPN dan satu PLN, sampai sekarang masih menunggu ijinnya," ulasnya.
Kodim 0904/Paser juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kejelasan enam lahan milik adat dan masyarakat yang berpotensi digunakan sebagai lokasi pembangunan KDKMP.
| Wabup Paser Tekankan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan |
|
|---|
| Jadi Solusi Perbaikan Sistem Pendidikan dan Tata Kelola Keuangan, DPRD Paser Siap Kawal Program RPL |
|
|---|
| Wabup Paser Dorong Transparansi Informasi Lewat Sosialisasi Monev Diskominfostaper |
|
|---|
| Ketua KONI Kaltim Tekankan 4 Target Utama Porprov VIII, Paser Sukses Prestasi dan Ekonomi Kerakyatan |
|
|---|
| KONI Paser Gelar Rakerkab dengan Tema 'Bergerak Bersama Raih Prestasi di Porprov VIII Kaltim 2026' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260326_Koperasi-Desa-di-kalimantan-Timyur-Paser.jpg)