Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

5 Daerah Penghasil Sampah Terbanyak di Kalimantan Timur, Ini Datanya

Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar di Provinsi Kalimantan Timur seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.

Tayang:
Editor: Heriani AM
TRIBUN KALTIM
PENGHASIL SAMPAH TERBANYAK - Ilustrasi penanganan sampah di TPS zona merah Samarinda dikeroyok lintas OPD dengan dukungan alat berat untuk mengurai tumpukan jelang Lebaran. Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar di Provinsi Kalimantan Timur seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi. (HO/PemkotSamarinda) 

Urutan keempat ditempati oleh Kutai Timur dengan total timbulan sampah sebesar 79.082,18 ton per tahun.

Persentase pengurangan sampah di daerah ini tercatat 9,35 persen. 

Sementara penanganan sampah berada di angka 49,60 persen. Dengan demikian, total sampah terkelola mencapai 58,95 persen.

Angka tersebut menunjukkan masih adanya ruang perbaikan, terutama dalam meningkatkan upaya pengurangan sampah dari sumbernya.

5. Berau – 52.732,10 Ton per Tahun

Posisi kelima diduduki oleh Berau dengan timbulan sampah mencapai 52.732,10 ton per tahun.

Berau mencatat persentase pengurangan sampah sebesar 17,45 persen.

Penanganan sampah berada di angka 64,33 persen, sehingga total sampah terkelola mencapai 81,78 persen.

Sebagai daerah yang juga dikenal dengan sektor pariwisata alamnya, pengelolaan sampah menjadi aspek penting untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Gambaran Daerah Lain di Kalimantan Timur

Selain lima daerah dengan timbulan tertinggi, beberapa wilayah lain juga memiliki angka signifikan.

Kabupaten Paser menghasilkan 44.299,90 ton sampah per tahun dengan total pengelolaan 72,06 persen.

Penajam Paser Utara mencatat 36.427,00 ton dengan 65,18 persen sampah terkelola.

Kota Bontang menghasilkan 38.962,93 ton sampah per tahun, namun mencatat kinerja sangat tinggi dengan 99,68 persen sampah terkelola, terdiri dari 28,56 persen pengurangan dan 71,12 persen penanganan.

Kutai Barat menghasilkan 26.297,37 ton per tahun dengan total pengelolaan 41,28 persen. Sementara Mahakam Ulu menjadi yang terendah dari sisi volume, yakni 6.744,85 ton per tahun, dengan total pengelolaan 38,15 persen.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved