Kamis, 23 April 2026

Kebakaran Pasar Segiri Samarinda

Omset Rp10 Juta per Hari Lenyap, Pedagang Pasar Segiri Samarinda Minta Percepat Lapak Sementara

Puing-puing sisa kebakaran masih berserakan di deretan ruko Pasar Segiri, Samarinda, Kamis (26/3/2026).

TRIBUN KALTIM
SISA KEBAKARAN - Puing-puing sisa kebakaran masih berserakan di deretan ruko Pasar Segiri, Samarinda, Kamis (26/3/2026). Pedagang minta Pemkot Samarinda percepat pembuatan lapak sementara. (Tribun Kaltim) 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hebat melanda Pasar Segiri, menghanguskan puluhan ruko dan ratusan kios serta berdampak pada puluhan pedagang. 
  • Pemerintah Kota Samarinda bergerak cepat membersihkan lokasi dan menyiapkan pembangunan lapak semi permanen agar pedagang bisa segera kembali berjualan. 
  • Wali Kota Andi Harun menegaskan percepatan pemulihan penting untuk menjaga ekonomi dan distribusi pangan tetap stabil.

TRIBUNKALTIM.CO - Puing-puing sisa kebakaran masih berserakan di deretan ruko Pasar Segiri, Samarinda, Kamis (26/3/2026).

Dinding beton menghitam, atap runtuh, dan bau hangus masih menyengat menjadi saksi bisu amukan api yang meluluhlantakkan puluhan kios dini hari tadi.

Di tengah reruntuhan itu, para pedagang berusaha tegar.

Baca juga: Cegah Inflasi, Pemkot Samarinda Targetkan Pembersihan Puing Kebakaran Pasar Segiri Rampung 2 Hari

Mereka dipaksa memutar otak demi menyambung hidup, termasuk Arjuna, salah satu pemilik ruko yang telah menggantungkan nasibnya di pasar tersebut sejak 1993.

Dengan tatapan kosong ke arah kiosnya yang kini tak lagi beratap, Arjuna mengisahkan detik-detik kebakaran.

Api, katanya, muncul tiba-tiba dari bagian tengah pasar dan dengan cepat membesar.

“Kejadiannya itu api dari tengah. Tapi apakah gara-gara ada api atau korsleting listrik, tidak tahu. Yang jelas awalnya dari tengah,” ujarnya.

Bagi Arjuna, kehilangan ini bukan sekadar bangunan.

Usaha penjualan udang dan es batu yang ia jalankan selama puluhan tahun menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Dalam sehari, omzetnya bisa mencapai Rp10 juta. Kini, semuanya lenyap.

“Ya mungkin kerugian seratusan juta. Ruko habis, bangunan habis, alat-alat juga kena semua,” katanya lirih.

Meski terpukul, Arjuna tak kehilangan harapan.

Ia sempat menyampaikan langsung permintaan kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang meninjau lokasi siang harinya.

Baca juga: Disdag Samarinda Data Ruko dan Kios Pasar Segiri yang Terbakar, Pembangunan Semi Permanen Dipercepat

Ia hanya meminta satu hal sederhana: atap sementara.

“Tadi saya minta supaya bisa digantikan atap saja dulu. Yang penting ada atap, supaya tidak kena hujan sama panas,” ucapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved