Mudik Lebaran
Mobilitas Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Kariangau Balikpapan Melandai tanpa Lonjakan Ekstrem
Arus lebaran 2026 di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Arus lebaran 2026 di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan tren lebih terkendali dibanding tahun sebelumnya.
Meski sempat terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan pada hari-hari tertentu, secara keseluruhan aktivitas pelayaran justru mengalami penurunan cukup signifikan.
Secara keseluruhan, sejak H-8 hingga H+4 lebaran (13-26 Maret 2026), Pelabuhan Kariangau Balikpapan telah melayani 15.386 kendaraan dan 49.314 penumpang.
Koordinator Satuan Pelayanan (Koorsatpel) Pelabuhan Kariangau Balikpapan, Karolus Makin, menyampaikan aktivitas pelayaran pada periode lebaran mencatat 71 trip kedatangan dan 71 trip keberangkatan kapal.
Baca juga: BBPJN Kaltim Pasang 120 CCTV Semasa Arus Mudik Lebaran 2026 untuk Pantau Secara Real-Time
Angka tersebut turun lebih rendah 25 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masing-masing mencatat 95 trip.
“Namun, jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, terjadi kenaikan tipis sekitar 1 persen dari 70 trip untuk kedua arah perjalanan,” ujar Karolus, Jumat (28/3/2026).
Ia sampaikan, sejak 13-26 Maret 2026, total perjalanan kapal baik kedatangan maupun keberangkatan mencapai 981 trip.
Operasional pelabukan didukung oleh 14 kapal aktif, dengan empat kapal dalam kondisi stanby dan satu kapal sedang menjalani docking.
Dari sisi klasifikasi kendaraan, arus balik didominiasi kendaraan Golongan II dengan keberangkatan sebanyak 465 unit.
Disusul Golongan IVa sebanyak 242 unit, Golongan Vb sebanyak 167 unit, dan Golongan IVb sebanyak 51 unit.
Sementara itu, kendaraan dengan jumlah lebih kecil tercatat pada Golongan VII dengan 21 unit, Golongan VIa 12 unit, Golongan VIb 11 unit, Golongan IX 9 unit, dan Golongan Va 1 unit.
“Tidak ada kendaraan dari Golongan I, III, dan VIII yang tercatat berangkat pada periode ini,” imbuhnya.
Meski total pergerakan menurun, puncak mobilitas tetap terjadi pada momen tertentu pasca-lebaran.
Melansir catatan jurnal kegiatan Posko Angkutan Lebaran 2026, lonjakan penumpang tertinggi selama periode pelaporan terjadi pada H+1 lebaran dengan jumlah 4.660 orang.
Baca juga: Penumpang Pelabuhan Sungai Nyamuk Kaltara Naik 92,7 Persen Saat Mudik Lebaran 2026
“Meskipun angka itu masih turun sekitar 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," kata Karolus.
| Momen Puncak Arus Balik di Pelabuhan Samarinda, Ada Penumpang Bingung Cari Penjemput |
|
|---|
| Operasi Ketupat Mahakam 2026, Mobilitas Perairan Balikpapan Meningkat Tajam |
|
|---|
| Arus Lalu-lintas Samarinda Meningkat, Arena Jembatan Mahkota 2 dan Big Mall jadi Titik Kepadatan |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran H+4 Lebaran 2026 Lengang, Penumpang Pelabuhan Kariangau Turun 55 Persen |
|
|---|
| Arus Mudik Meningkat, Jumlah Peziarah TPU Prona Balikpapan Hanya Capai 65 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260328_Lebaran-Arus-Balik-Sepi-di-Kariangau-Balikpapan.jpg)