Minggu, 19 April 2026

Berita Berau Terkini

Disbudpar Bangun Sistem Data Wisata Terpadu, Melalui Sidewi dan Jelajah Pariwisata Berau

Dua platform utama, yakni Sistem Informasi Destinasi Wisata Berau (Sidewi) dan aplikasi Jelajah Pariwisata Berau, akan segera disosialisasikan

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PANGESTI
WISATA ALAM BERAU - Potret keindahan laut Pulau Derawan Berau yang menawan menjadikan pulau itu masuk dalam wilayah Kawasan Strategi Pariwisata Nasional. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PANGESTI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau telah menyiapkan langkah besar dalam penguatan sektor pariwisata melalui pengembangan sistem digital terpadu.

Dua platform utama, yakni Sistem Informasi Destinasi Wisata Berau (Sidewi) dan aplikasi Jelajah Pariwisata Berau, akan segera disosialisasikan secara luas kepada para pengelola destinasi wisata di seluruh wilayah Berau.

Pengawas Kepariwisataan Disbudpar Berau, Andi, menjelaskan, saat ini pihaknya belum melakukan sosialisasi resmi.

Namun, setelah momentum Lebaran, tepatnya diperkirakan pada April mendatang, Disbudpar akan mengundang seluruh pengelola destinasi wisata untuk memperkenalkan sistem tersebut sekaligus mewajibkan penginputan data secara terintegrasi.

Baca juga: DPRD Berau Dukung Penguatan Jaringan Internet di Wilayah Pariwisata

“Kalau kami prinsipnya belum terlalu memaksa, karena memang belum ada sosialisasi resmi. Tapi habis Lebaran nanti, kami akan undang semua pengelola. Di situ kami wajibkan untuk menginput seluruh informasi ke dalam aplikasi,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (29/3/2026)

Melalui sistem ini, Disbudpar berharap dapat memperoleh data yang lebih akurat dan terukur terkait kondisi dan perkembangan destinasi wisata di Berau.

Selama ini, menurut Andi, angka kunjungan wisatawan kerap terlihat rendah secara data, meskipun fakta di lapangan menunjukkan jumlah pengunjung cukup banyak.

“Dengan sistem ini nanti datanya real time. Jadi tidak lagi hanya perkiraan. Kita bisa lihat secara jelas berapa jumlah kunjungan, kondisi fasilitas, sampai keluhan dari wisatawan,” tambahnya.

Integrasi antara Sidewi dan Jelajah Pariwisata Berau menjadi kunci utama dalam sistem ini.

Jelajah akan berfungsi sebagai dashboard berbasis mobile yang dapat diakses wisatawan, sementara Sidewi menjadi pusat pengelolaan data.

Data yang diinput oleh pengelola melalui Jelajah akan ditarik secara otomatis ke dalam Sidewi, sehingga tidak terjadi perbedaan informasi.

Tak hanya pengelola destinasi wisata, pelaku usaha seperti hotel dan penginapan juga diwajibkan berpartisipasi aktif.

Melalui aplikasi Jelajah, mereka diharuskan menginput data okupansi atau tingkat hunian secara berkala.

Langkah ini dinilai penting untuk mendapatkan gambaran utuh terkait pergerakan wisatawan di Berau, sekaligus memperkuat akurasi data kunjungan.

“Dari situ nanti kita bisa lihat pergerakan wisatawan, tidak hanya dari tiket masuk destinasi, tapi juga dari tingkat hunian penginapan,” jelas Andi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved