Ibu Kota Nusantara
2.000 ASN Sudah di IKN, Pemerintah Targetkan Ribuan Lainnya Bertahap hingga 2028
Sekitar 2.000 ASN telah berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), mencakup pegawai Otorita IKN dan kementerian teknis yang sudah mulai beroperasi.
Ringkasan Berita:
- Sekitar 2.000 ASN telah berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), mencakup pegawai Otorita IKN dan kementerian teknis yang sudah mulai beroperasi di kawasan tersebut.
- Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut pemindahan ASN dilakukan bertahap, dengan target bertambah hingga sekitar 4.000 orang hingga 2028–2029.
- Pemerintah juga menyiapkan pembangunan fasilitas pendukung seperti hunian, infrastruktur, serta gedung legislatif dan yudikatif untuk menunjang fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan.
TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang telah berada di IKN saat ini mencapai sekitar 2.000 orang.
Jumlah tersebut berasal dari berbagai instansi pemerintah yang sudah mulai beroperasi di kawasan ibu kota baru.
Menurut Basuki, ASN yang telah pindah tidak hanya berasal dari Otorita IKN, tetapi juga dari sejumlah kementerian teknis yang telah lebih dulu menjalankan tugas di kawasan tersebut.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari tahap awal pemindahan ASN yang dilakukan secara bertahap.
Baca juga: APBN Jadi Katalis Pembangunan IKN, Alokasi Dana Tembus Rp10,83 Triliun di 2026
Basuki memastikan hal ini usai Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (30/3/2026).
“Kalau sekarang yang sudah ada di sana itu selain otoritas sekitar 1.100, ada PU yang balai-balai di sana, ada perumahan, ada kesehatan, ada perhubungan. (Kementerian) Perhubungan kan mengoperasikan bandara di IKN. Sudah ada sekitar 2.000 sekian,” ujar Basuki.
Dia menjelaskan, jumlah tersebut merupakan bagian dari tahap awal pemindahan ASN ke IKN yang dilakukan secara bertahap.
Ke depan, pemerintah menargetkan jumlah ASN yang dipindahkan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 4.000 orang.
“Sekitar 1.100 (ASN) sampai 4.000-an ASN dipindahkan,” jelasnya lagi.
Basuki menambahkan, target pemindahan tersebut tidak hanya untuk tahun 2026, melainkan berlangsung secara bertahap hingga 2028.
Pemerintah melalui OIKN terus menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk hunian dan infrastruktur dasar, guna mendukung proses pemindahan ASN secara bertahap ke ibu kota baru tersebut.
Baca juga: Ribuan ASN Bakal Pindah ke IKN, Target Capai 4.100 Orang hingga 2029
Renstra 2026
Basuki pun membeberkan Rencana Strategis (Renstra) OIKN selama tahun 2026 yang meliputi dua kegiatan.
"Untuk mendukung pembangunan IKN, mencakup dua kegiatan prioritas pada 2026, yakni perencanaan pembangunan kawasan serta pembinaan ASN," terang Basuki.
Dua kegiatan tersebut mencakup perencanaan dan pembangunan kawasan serta pemindahan ASN, dan pembangunan sosial, superhub ekonomi, dan pembangunan lingkungan IKN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260322_Liburan-di-IKN.jpg)