Kebakaran di Paser
Kisah Pilu Nenek Lumpuh dan Cucu Tewas Terjebak Api, Tinggal Berdua di Rumah yang Hangus Terbakar
Kisah pilu nenek lumpuh dan cucunya tewas terjebak kebakaran di Paser, tinggal berdua di rumah yang hangus akibat korsleting listrik.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Doan Pardede
Ringkasan Berita:
- Kebakaran dini hari di Tanah Grogot menewaskan seorang nenek lumpuh dan cucunya yang tinggal berdua setelah terjebak api yang cepat membesar.
- Keduanya tidak sempat menyelamatkan diri saat rumah dan kios hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
- Peristiwa ini menyisakan duka mendalam serta kerugian hingga Rp1 miliar bagi keluarga korban.
TRIBUNKALTIM.CO - Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga di Jalan RA Kartini, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Seorang nenek dan cucunya ditemukan meninggal dunia setelah terjebak dalam kebakaran hebat yang melanda rumah sekaligus kios telepon genggam pada Selasa (31/3/2026) dini hari.
Tragedi ini begitu menyayat hati.
Sang nenek diketahui dalam kondisi lumpuh dan hanya tinggal berdua dengan cucunya di rumah tersebut.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Tanah Grogot Tewaskan Nenek dan Cucu, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Saat api membesar, keduanya tidak sempat menyelamatkan diri.
Api Membesar Saat Semua Terlelap
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.55 WITA.
Seorang warga bernama Heri Hanogo segera melaporkan kejadian itu ke kantor pemadam kebakaran.
“Begitu menerima laporan, personel kami bergerak cepat. Hanya satu menit setelah laporan, tim berangkat dan tiba di lokasi pukul 02.58 WITA,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Paser, Lukman Dharma.
Namun saat petugas tiba, kobaran api sudah membesar dan dengan cepat melahap bangunan.
Rumah milik Ibu Ruben dan kios telepon genggam milik Atedy tidak mampu diselamatkan.
“Kondisi api sudah sangat besar sehingga membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk proses pemadaman,” tambahnya.
Nenek dan Cucu Ditemukan Tak Bernyawa
Di tengah puing-puing bangunan yang hangus, dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Mereka adalah Agus Padidi (76) dan Karrin Annora Manopo (7).
Keduanya diduga terjebak saat api mulai membesar. Kondisi korban yang lumpuh membuat upaya penyelamatan diri menjadi mustahil.
“Diduga karena korsleting listrik, kejadiannya dini hari saat orang lagi istirahat. Korbannya ini lumpuh sehingga tidak sempat menyelamatkan diri, dan saat kejadian hanya dua orang yang tinggal di lokasi rumah tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Paser, AKP Elnath Splendidta Waviq Gemilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260331_kebakaran-di-Paser.jpg)