Berita Balikpapan Terkini
Harga Plastik Naik di Balikpapan, Pedagang Terjepit dan Penjualan Turun
Harga plastik di Balikpapan terus naik pasca Lebaran, pedagang kesulitan bertahan dan penjualan menurun
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Harga kemasan plastik di Balikpapan naik sejak sebelum Lebaran.
- Pedagang kesulitan menentukan harga karena kenaikan hampir setiap hari.
- Penjualan menurun, pedagang terpaksa ambil margin tipis untuk bertahan.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kenaikan harga kebutuhan kemasan plastik dikeluhkan para pedagang di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Lonjakan harga yang terjadi sejak menjelang hingga pasca Lebaran membuat pedagang kesulitan menjaga stabilitas harga jual, sekaligus berdampak pada menurunnya jumlah pembeli.
Salah satu pedagang plastik di kawasan Pasar Klandasan, Jailani, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi hampir setiap hari, sehingga menyulitkan pedagang dalam menentukan harga jual ke konsumen.
“Sekarang ini naiknya hampir tiap hari. Kita beli hari ini, besok sudah naik lagi. Jadi bingung,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (3/4/2026).
Ia mencontohkan, harga produk yang sebelumnya dijual Rp15 ribu kini sudah naik menjadi Rp16 ribu. Bahkan, untuk beberapa jenis barang, kenaikan bisa mencapai Rp2 ribu hingga Rp3 ribu per item.
Baca juga: Polisi Balikpapan Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Sita Puluhan Paket Siap Edar
Margin Pedagang Kian Tipis
Menurutnya, kenaikan harga sudah mulai terasa sejak sebelum Lebaran dan terus berlanjut hingga saat ini.
Kondisi tersebut membuat pedagang terjepit karena harus menyesuaikan harga dari distributor, namun di sisi lain khawatir kehilangan pelanggan.
“Kadang kita beli Rp10 ribu, jual Rp11 ribu. Besoknya beli sudah Rp11 ribu lagi. Jadi margin kita sangat tipis,” jelasnya.
Jailani juga mengungkapkan bahwa kenaikan harga paling terasa pada produk plastik. Selain harga yang terus merangkak naik, ketersediaan barang juga terkadang terbatas.
“Sudah naik, kadang barangnya juga tidak ada. Jadi makin susah,” katanya.
Baca juga: Harga Plastik Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Zulhas Sebut Bahan Baku Ikut Melonjak
Penjualan Menurun
Dampak dari kondisi tersebut, lanjut Jailani, penjualan pun mengalami penurunan.
Ia menyebut sebagian konsumen mengira kenaikan harga berasal dari pedagang, padahal harga dari pemasok memang sudah lebih tinggi.
“Pembeli kadang pikir kita yang naikkan harga, padahal dari sananya memang sudah naik,” ujarnya.
| Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Ditutup Sampai Kapan? Ini Penyebab dan Jalur Alternatifnya |
|
|---|
| Dua Pria Ditangkap di Prapatan Balikpapan, Polisi Sita 2,32 Gram Barang Haram |
|
|---|
| Dit Polairud Polda Kaltim Edukasi Murid Balikpapan soal Pentingnya Hutan Mangrove |
|
|---|
| Jalan Amblas BJBJ Ditutup 3 Bulan, Pelaku Usaha Balikpapan Khawatir Pendapatan Menurun |
|
|---|
| BBPJN Kaltim Ungkap Penyebab Jalan BJBJ Balikpapan Amblas, Diduga Akibat Pipa PDAM Bocor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260403_Pedagang-Plastik-di-Pasar-Klandasan-Balikpapan.jpg)