Jumat, 10 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

‎Dirresnarkoba Polda Kaltim Soroti Peredaran Narkoba di Gunung Bugis, Siapkan Pendekatan Terpadu

Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, menyoroti dugaan tingginya peredaran narkoba di kawasan Gunung Bugis, Kota Balikpapan

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
GUNUNG BUGIS - Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, menyoroti dugaan tingginya peredaran narkoba di kawasan Gunung Bugis, Kota Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

‎TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, menyoroti dugaan tingginya peredaran narkoba di kawasan Gunung Bugis, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

‎‎Menurutnya, penanganan wilayah yang diduga menjadi titik peredaran narkoba tidak bisa hanya mengandalkan satu pendekatan semata, melainkan harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

‎‎Ia mencontohkan sejumlah kawasan di Jakarta seperti Kampung Ambon atau Komplek Permata di Cengkareng, Jakarta Barat, yang dikenal sebagai salah satu kampung narkoba terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga: Pastikan Bersih dari Narkotika, Rutan Balikpapan Gelar Razia dan Tes Urine Warga Binaan

‎‎“Dari hasil penelitian selama satu tahun, kawasan itu sampai sekarang masih eksis. Ada juga Kampung Bahari yang kondisinya serupa,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (7/4/2026).

‎‎Romylus menjelaskan, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bahwa penanganan kampung narkoba harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya melalui penindakan hukum.

‎‎“Kalau kita bicara geliat narkoba di suatu kampung, pendekatannya harus terpadu. Tidak bisa hanya penindakan saja, tetapi juga ada pencegahan, pembinaan, dan peran berbagai pihak,” jelasnya.

‎‎Ia menambahkan, pihaknya telah beberapa kali melakukan langkah penindakan di wilayah yang terindikasi, termasuk di Balikpapan. Namun ke depan, strategi yang digunakan akan diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi.

‎‎Dalam waktu dekat, Ditresnarkoba Polda Kaltim berencana mengundang sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk merumuskan langkah bersama.

‎‎“BNN juga memiliki program Kampung Bersinar. Ini nanti akan kita kolaborasikan, duduk bersama untuk mencari solusi secara terpadu terhadap kampung-kampung yang diduga masih tinggi peredaran narkobanya,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved