Selasa, 7 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Isu Kelangkaan BBM Beredar, Polda Kaltim Minta Warga Tidak Panic Buying

Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat Kalimantan Timur mendapat tanggapan.

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
BELI BBM PERTAMINA - Masyarakat antre mengisi bahan bakar minyak Pertamax di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, dekat Grand City Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (6/4/2026) pagi. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO) 

‎TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat Kalimantan Timur mendapat tanggapan dari Polda Kaltim.

‎‎Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bijak dalam melakukan pembelian bahan bakar minyak di SPBU.

‎‎“Untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur, saya kira tidak harus panik terhadap isu kelangkaan BBM. Harus bijak dalam melakukan pembelian di SPBU,” ujarnya yang dikutip TribunKaltim.co, Selasa (7/4/2026) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

‎‎Ia menegaskan, pemerintah hingga saat ini masih menjamin ketersediaan BBM di wilayah Kalimantan Timur.

Baca juga: Modus BBM Subsidi di Kaltim Dibongkar, Kendaraan Dimodifikasi hingga Ganti Barcode

‎‎Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu gangguan distribusi di lapangan.

‎‎“Tidak usah panik karena pemerintah tetap menjamin ketersediaan BBM di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Tidak Perlu Panic Buying‎

‎Menurutnya, kondisi di Indonesia, khususnya Kalimantan Timur, berbeda dengan beberapa negara lain yang sudah menerapkan pembatasan distribusi BBM.

‎‎“Di tempat kita belum ada pembatasan. Jadi masyarakat tidak perlu panic buying,” jelasnya.

‎‎Yuliyanto juga mengingatkan agar masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan serta menggunakannya secara bijak.

Baca juga: Polda Kaltim Gandeng Pertamina Awasi BBM Subsidi, 67 Barcode Disalahgunakan

‎‎Hal tersebut penting untuk menjaga stabilitas distribusi dan memastikan seluruh masyarakat tetap dapat mengakses BBM.

‎‎“Silakan membeli BBM seperlunya saja dan gunakan secara bijak. Tidak perlu panic buying,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved