Berita Viral
Viral! Sosok Cheryl Lidia Regar, Perwakilan Kaltim di Puteri Indonesia 2026
Salah satu sosok finalis Puteri Indonesia 2026 adalah Cheryl Lidia Regar, perwakilan dari Kalimantan Timur.
TRIBUNKALTIM.CO - Menjelang penyelenggaraan ajang kecantikan nasional paling bergengsi, Puteri Indonesia 2026, perhatian publik mulai tertuju pada para finalis yang akan berkompetisi membawa nama daerah masing-masing.
Salah satu sosok finalis Puteri Indonesia 2026 adalah Cheryl Lidia Regar, perwakilan dari Kalimantan Timur.
Cheryl yang tampil dengan latar belakang pendidikan, advokasi, serta pengalaman yang cukup kuat di bidang sosial dan lingkungan.
Nama Cheryl Lidia Regar menjadi perbincangan di berbagai platform digital setelah diumumkan sebagai finalis dalam ajang Puteri Indonesia 2026 mewakili Kaltim.
Representasinya tidak hanya sebagai peserta kontes kecantikan, tetapi juga sebagai figur muda yang aktif dalam isu keberlanjutan lingkungan serta teknologi.
Baca juga: Profil dan Biodata Rinanda Maharani, Wakil Kaltim di Puteri Indonesia Pendidikan 2025
Sosok Cheryl Lidia Regar, Wakil Kalimantan Timur
Dikutip dari Instagram officialputeriindonesia, Cheryl Lidia Regar, yang memiliki gelar A.Md.Kom (Ahli Madya Komputer), diketahui merupakan seorang mahasiswi di bidang Sistem Informasi.
Selain itu, ia juga telah memperoleh sertifikasi sebagai Certified System Analyst (CSA) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang merupakan lembaga resmi pemerintah dalam memberikan pengakuan kompetensi kerja di Indonesia.
Di usianya yang masih 22 tahun, Cheryl telah aktif sebagai advokat keberlanjutan sejak 2019.
Istilah advokat keberlanjutan sendiri merujuk pada individu yang secara aktif mengampanyekan isu-isu lingkungan, seperti perubahan iklim, pengelolaan limbah, serta penggunaan sumber daya secara bijak untuk masa depan.
Melalui gerakan yang ia bangun bernama “Nextainable”, Cheryl berupaya mengajak generasi muda untuk lebih memahami pentingnya keberlanjutan.
Gerakan ini menggabungkan pendekatan edukasi, kreativitas digital, serta keterlibatan komunitas agar pesan lingkungan dapat tersampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami.
Dalam deskripsi advokasinya, disebutkan:
“Nextainable: Menggerakkan Generasi Muda melalui Inovasi Digital untuk Aksi Iklim Berkelanjutan”
Gerakan ini menjadi jembatan antara pengetahuan dan aksi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Selain itu, Cheryl juga terlibat dalam startup bernama Ciro Waste, yang bergerak di bidang ekonomi sirkular.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260407_Cheryl-Lidia-Regar.jpg)