Berita Kaltim Terkini
PKB Kaltim Konsolidasi Besar, Muscab Susun Strategi Hadapi Pilkada 2030
PKB Kaltim mulai memanaskan mesin politik lewat Muscab dengan fokus evaluasi, regenerasi, dan penyusunan strategi besar menuju kontestasi 2029.
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- PKB Kaltim mengkaji capaian dan kelemahan hasil pemilu sebagai dasar perbaikan strategi.
- Penyusunan program konkret menghadapi Pileg, Pilpres 2029, hingga Pilkada 2030.
- Muscab jadi momentum pergantian struktur untuk memperkuat soliditas partai.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN — DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menggelar konsolidasi besar melalui Musyawarah Cabang (Muscab) serentak sebagai langkah strategis menyusun peta politik menuju agenda Pilkada 2030.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 April 2026 di Hotel Novotel Balikpapan ini menjadi momentum penting bagi partai untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah perjuangan politik ke depan.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi, Ahmad Iman Sukri, yang membuka muscab secara simbolis dengan pemukulan gong.
Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, menegaskan bahwa muscab kali ini memuat tiga agenda krusial dalam memperkuat posisi partai di daerah.
Baca juga: PKB Kaltim Pasang Target 11 Kursi DPRD 2029, Kader Diminta Tetap Dekat Rakyat
Pertama, muscab difokuskan pada evaluasi hasil Pemilu 2024.
Para delegasi dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kaltim akan mengkaji capaian PKB, baik dari sisi keberhasilan maupun kegagalan.
“Apakah pada Pemilu 2024, PKB se-Kalimantan Timur pada Pemilu 2024 tahun lalu banyak kegagalannya atau banyak keberhasilannya,” ujar Bang Udin, sapaan akrabnya.
Kedua, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk menyusun program kerja ke depan.
Baca juga: Ketua PKB Kaltim Syafruddin Minta Kadernya tak Lupa Jati Diri, Ingat dari Kalangan Bawah
PKB menargetkan langkah konkret dan terukur dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, serta Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2030.
“Ini penting agar kita menyusun dan merencanakan program-program, serta aksi-aksi yang nyata untuk melahirkan kegandrungan rakyat kepada PKB. Jangan sampai PKB tidak memiliki rencana program yang nyata untuk keberpihakan kepada rakyat,” tandasnya.
Ketiga, muscab juga diwarnai dengan proses pergantian kepengurusan, baik di tingkat Ketua Dewan Syuro maupun Ketua Dewan Tanfidz beserta jajarannya.
Baca juga: Muscab PKB Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, Seleksi Ketua Lebih Objektif
Pergantian tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya kaderisasi untuk memperkuat struktur partai di daerah.
“Jadi mohon maaf kalau misalnya ada ketua yang diganti, ada ketua yang dipertahankan, atau ada wajah baru dan ada muka lama. Inilah dinamika partai. Dalam dunia organisasi kita harus terus-menerus menciptakan dinamika dan dinamisasi,” pungkasnya. (*)
| Pemprov Kaltim Bahas Jembatan Anggana-Sangasanga, Proyek Diperkirakan Rp2 Triliun |
|
|---|
| Mulai Pekan Ini, Sistem Kuliah di Unmul Berubah, Mahasiswa Semester 5 Wajib Tahu |
|
|---|
| Anggota DPR RI Syafruddin Dorong Kaltim Zero Desa Gelap, Seluruhnya Teraliri Listrik pada 2027 |
|
|---|
| PKB Kaltim Pasang Target 11 Kursi DPRD 2029, Kader Diminta Tetap Dekat Rakyat |
|
|---|
| Ketua PKB Kaltim Syafruddin Minta Kadernya tak Lupa Jati Diri, Ingat dari Kalangan Bawah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260408_PKB-Kaltim-mulai-memanaskan-mesin-politik-lewat-Muscab-serentak.jpg)