Rabu, 22 April 2026

Berita Kukar Terkini

Jalan Rusak Parah di Kenohan Kukar, Pemkab Siapkan Skema Perbaikan Bertahap

Harapan masyarakat wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya mendapat kepastian.

TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI
JALAN RUSAK KUKAR - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, mengungkapkan, seluruh tahapan pengadaan telah selesai, 8 April 2026. Pemkab Kukar menargetkan pengerjaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Harapan masyarakat wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya mendapat kepastian.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan penanganan jalan poros di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, segera direalisasikan.

Ruas jalan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah itu akan mulai diperbaiki dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, mengungkapkan, seluruh tahapan pengadaan telah rampung.

Baca juga: Anggaran Menyusut, ASN Kutai Kartanegara Diminta Hemat dan Tetap Disiplin

Saat ini proyek tinggal menunggu proses penandatanganan kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Administrasinya sudah selesai, tinggal kontrak. Setelah itu langsung bergerak di lapangan,” katanya, Rabu (8/4/2026).

Perbaikan jalan ini menjadi prioritas karena merupakan akses utama penghubung wilayah Kenohan dengan Tabang dan Kembang Janggut. 

Selama ini, kondisi jalan yang rusak kerap menghambat mobilitas warga maupun distribusi barang.

Untuk penanganan tersebut, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar, yang terdiri dari Rp10 miliar untuk pembangunan dan Rp5 miliar untuk pemeliharaan.

Baca juga: DPRD Soroti Minimnya Penyerahan PSU di Balikpapan, Potensi Banjir dan Jalan Rusak Mengintai

Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh dengan konstruksi permanen. 

Dari total sekitar 9 kilometer ruas jalan yang mengalami kerusakan, hanya sebagian yang akan ditingkatkan dengan beton.

“Yang dicor itu sekitar 700 sampai 800 meter di titik-titik paling rawan, seperti di Sebelimbingan sampai Teluk Muda,” beber Wiyono.

Sementara itu, sisa ruas jalan lainnya akan ditangani menggunakan metode agregat dan pemadatan agar tetap fungsional dan aman dilalui kendaraan.

Menurutnya, pendekatan ini dipilih berdasarkan pengalaman sebelumnya, kala itu penggunaan aspal tidak mampu bertahan lama akibat tingginya intensitas kendaraan berat di jalur tersebut.

Pemkab Kukar menargetkan pengerjaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved