Berita Kukar Terkini
Pameran Arsip Kukar 2026, Diarpus Hadirkan 5 Zona Sejarah Interaktif
Pameran arsip Kukar hadirkan 5 zona tematik, ajak masyarakat memahami sejarah daerah secara interaktif
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pameran arsip Kukar 2026 digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai upaya mengenalkan arsip kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kukar pada Kamis (9/4/2026).
Kepala Diarpus Kukar, Rida Darmawan, menyebut pameran ini dirancang agar pengunjung tidak hanya melihat arsip, tetapi juga memahami perjalanan sejarah daerah secara runtut dan kontekstual.
“Pameran ini kita bagi menjadi lima zona, supaya masyarakat bisa lebih mudah memahami perkembangan Kutai Kartanegara dari masa ke masa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, zona pertama menampilkan arsip terkait masa kesultanan atau kerajaan yang menjadi fondasi sejarah daerah.
Baca juga: Kukar 20 Besar Arsip Nasional, Kini Bikin Pameran Tampilkan Dokumentasi Masa Lalu
Kemudian zona kedua berisi arsip era kolonial, termasuk dokumentasi aktivitas pertambangan, ekonomi, hingga sosial budaya.
“Yang kita tampilkan tidak hanya arsip tekstual, tapi juga arsip visual seperti foto-foto kegiatan zaman dahulu. Itu semua termasuk arsip non-tekstual,” jelasnya.
Dari Otonomi hingga Pembangunan Modern
Zona ketiga difokuskan pada arsip pembentukan otonomi daerah yang banyak berisi dokumen resmi seperti surat keputusan (SK).
Sementara zona keempat menampilkan arsip pembangunan modern, termasuk berbagai proyek infrastruktur dan capaian pembangunan saat ini.
Rida menekankan bahwa arsip-arsip tersebut pada awalnya merupakan arsip dinamis yang masih digunakan dalam proses pemerintahan, namun dapat berubah menjadi arsip statis jika memiliki nilai sejarah.
Baca juga: Rencana Bangun Jembatan Anggana-Sangasanga di Kukar, Kadis PU Ungkap 3 Opsi
“Arsip itu tidak hanya yang lama. Yang sekarang pun, selama masih digunakan, itu disebut arsip dinamis. Nanti ketika sudah memiliki nilai sejarah, akan menjadi arsip statis,” terangnya.
Digitalisasi dan Kedekatan Arsip dengan Masyarakat
Pada zona kelima, pengunjung diperkenalkan dengan digitalisasi arsip, mulai dari dokumen yang telah dipindai hingga dokumentasi dalam bentuk foto dan film.
Bahkan, Diarpus juga menyediakan ruang teater untuk menampilkan arsip berbasis video.
| Bukti Keseriusan Tangani Peredaran Narkotika di Kukar, Polsek Loa Kulu Musnahkan 3,3 Kg Ganja |
|
|---|
| Kebakaran Warung di KM 38 Samboja Kukar Diduga karena Kebocoran Gas |
|
|---|
| Inilah Nasib Program RT Ku Terbaik di Tengah Terbatasnya Anggaran Pemkab Kukar |
|
|---|
| Wacana Bahasa Prancis di Sekolah, Akademisi Kukar Minta Bahasa Kutai Tetap Diprioritaskan |
|
|---|
| 3 Pria Diamankan dalam Operasi Narkoba di Anggana, Polisi Sita Sabu dan Uang Tunai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260409_Kepala-Diarpus-Kukar-Rida-Darmawan.jpg)