Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

5 Daerah di Kaltim yang Warganya Paling Banyak Lulusan SD

Daerah mana saja di Kalimantan Timur dengan lulusan Sekolah Dasar terbanyak tahun 2025? Simak selengkapnya.

Tayang:
Tribun Manado
LULUSAN SD KALTIM - Ilustrasi anak SD. Berikut daerah dengan lulusan SD terbanyak di Kalimantan Timur (Tribun Manado) 

TRIBUNKALTIM.CO - Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan gambaran rinci mengenai tingkat pendidikan penduduk berusia 15 tahun ke atas di Kalimantan Timur pada tahun 2025.

Data ini mengelompokkan penduduk berdasarkan jenjang pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan, mulai dari SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA/SMK (Sekolah Menengah Atas/Kejuruan), hingga perguruan tinggi.

Istilah “penduduk berumur 15 tahun ke atas” merujuk pada kelompok usia yang secara statistik dianggap sudah menyelesaikan atau melewati usia pendidikan dasar wajib.

Sementara itu, “tingkat pendidikan tertinggi” berarti jenjang pendidikan terakhir yang berhasil diselesaikan seseorang.

Dari data tersebut terlihat adanya perbedaan signifikan antar wilayah, baik kabupaten maupun kota, dalam hal capaian pendidikan.

Daerah mana saja di Kalimantan Timur dengan lulusan Sekolah Dasar terbanyak tahun 2025? Simak selengkapnya.

Baca juga: 15 Provinsi dengan Lulusan Perguruan Tinggi Tertinggi, Kaltim Lampaui Rata-rata Nasional

5 Daerah dengan Persentase Lulusan SD Tertinggi

Jika dilihat dari jenjang pendidikan dasar atau SD sederajat (primary education), terdapat lima daerah di Kalimantan Timur dengan persentase tertinggi penduduk yang hanya menyelesaikan pendidikan hingga tingkat tersebut.

Posisi pertama ditempati oleh Kabupaten Mahakam Ulu dengan angka mencapai 34,74 persen.

Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga penduduk usia 15 tahun ke atas di wilayah tersebut hanya menamatkan pendidikan sampai tingkat SD.

Di posisi kedua terdapat Kabupaten Penajam Paser Utara dengan persentase 25,45 persen. Disusul oleh Kabupaten Kutai Barat sebesar 24,11 persen.

Selanjutnya, Kabupaten Kutai Kartanegara menempati urutan keempat dengan 23,28 persen, dan posisi kelima diisi oleh Kabupaten Paser dengan 22,33 persen.

Selain lima besar tersebut, beberapa wilayah lain juga memiliki angka cukup tinggi, seperti Kabupaten Kutai Timur sebesar 21,69 persen dan Kabupaten Berau sebesar 20,69 persen.

Sebaliknya, wilayah kota menunjukkan persentase yang jauh lebih rendah. Kota Bontang berada di angka 13,92 persen, diikuti Kota Balikpapan sebesar 12,48 persen dan Kota Samarinda sebesar 12,47 persen.

Berikut persentase lulusan SD di Kalimantan Timur:

1.   Kabupaten Mahakam Ulu : 34,74 persen
2.   Kabupaten Penajam Paser Utara : 25,45 persen
3.   Kabupaten Kutai Barat : 24,11 persen
4.   Kabupaten Kutai Kartanegara : 23,28 persen
5.   Kabupaten Paser : 22,33 persen
6.   Kabupaten Kutai Timur : 21,69 persen
7.   Kabupaten Berau : 20,69 persen
8.   Kota Bontang : 13,92 persen
9.   Kota Balikpapan : 12,48 persen
10. Kota Samarinda : 12,47 persen

Perbandingan dengan Lulusan SMP

Pada jenjang SMP sederajat, pola distribusi mulai berubah. 

Wilayah dengan persentase tertinggi bukan lagi Mahakam Ulu, melainkan Kabupaten Kutai Timur dengan 24,04 persen.

Di posisi berikutnya terdapat Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar 22,87 persen, diikuti Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 21,94 persen dan Kabupaten Paser dengan 21,74 persen.

Wilayah lainnya seperti Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Berau juga berada di kisaran 21 persen.

Menariknya, kota-kota besar mulai menunjukkan peningkatan di jenjang ini, meski belum mendominasi. Kota Samarinda mencatat 20,16 persen, sementara Kota Bontang dan Kota Balikpapan berada di kisaran 18 persen.

Kota Mendominasi Lulusan SMA/SMK

Perubahan signifikan terlihat pada jenjang SMA/SMK sederajat (upper secondary education), yaitu pendidikan menengah atas yang biasanya ditempuh setelah lulus SMP.

Pada kategori ini, wilayah kota mendominasi posisi teratas. Kota Balikpapan menempati posisi pertama dengan 46,19 persen, disusul Kota Samarinda sebesar 45,96 persen.

Kota Bontang juga menunjukkan angka tinggi dengan 42,52 persen. Ketiga kota ini mencerminkan tingkat penyelesaian pendidikan menengah atas yang relatif lebih baik dibandingkan wilayah kabupaten.

Di sisi lain, wilayah kabupaten seperti Kabupaten Kutai Timur (37,46 persen), Kabupaten Berau (36,74 persen), dan Kabupaten Kutai Kartanegara (36,33 persen) masih berada di bawah kota-kota besar.

Perguruan Tinggi Didominasi Wilayah Perkotaan

Perbedaan semakin jelas pada jenjang pendidikan perguruan tinggi (tertiary education), yaitu pendidikan lanjutan setelah SMA seperti universitas atau politeknik.

Kota Bontang mencatat persentase tertinggi dengan 20,50 persen. Disusul oleh Kota Balikpapan sebesar 17,67 persen dan Kota Samarinda sebesar 17,08 persen.

Sementara itu, wilayah kabupaten masih tertinggal cukup jauh. Kabupaten Berau mencatat 12,52 persen, diikuti Kabupaten Kutai Barat sebesar 11,80 persen.

Adapun daerah dengan persentase terendah adalah Kabupaten Kutai Timur dengan 6,73 persen.

Kesenjangan Pendidikan Antar Wilayah

Dari keseluruhan data tersebut, terlihat pola yang cukup konsisten.

Wilayah kabupaten cenderung memiliki persentase lebih tinggi pada lulusan pendidikan dasar, sementara wilayah kota lebih dominan pada jenjang pendidikan menengah atas hingga perguruan tinggi.

Hal ini menggambarkan adanya perbedaan capaian pendidikan antar wilayah di Kalimantan Timur.

Faktor-faktor seperti akses pendidikan, fasilitas sekolah, hingga kondisi geografis sering kali menjadi penentu dalam distribusi tingkat pendidikan ini.

Sebagai contoh, wilayah seperti Kabupaten Mahakam Ulu yang memiliki persentase lulusan SD tertinggi juga termasuk daerah dengan akses yang relatif terbatas dibandingkan kota besar.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved