Selasa, 14 April 2026

Berita Penajam Terkini

Program Zona Selamat Sekolah di Penajam Paser Utara Masih Minim

Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terus mengembangkan program Zona Selamat Sekolah

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
ZONA SELAMAT SEKOLAH - Salah satu sekolah di Penajam Paser Utara yang di depannya belum terdapat ZOSS, Senin (13/4/2026). Dishub Samarinda juga mempertimbangkan faktor tematik, seperti jumlah pelajar dan kebutuhan akses jalan. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terus mengembangkan program Zona Selamat Sekolah (ZOSS) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Tindakan tersebut sebagai bagian dari peningkatan keselamatan lalu-lintas di sekitar lingkungan pendidikan.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo kepada TribunKaltim.co pada Senin (13/4/2026).

Dia menjelaskan, program ini merupakan salah satu arahan langsung dari kepala daerah.

“Ada direktif dari bupati untuk mendukung program ZOSS,” ungkapnya di Penajam Paser Utara.

Ia menyebutkan, pengembangan program tersebut didasarkan pada hasil survei dan data lalu-lintas harian.

Baca juga: Pastikan Keselamatan Pelajar, Dishub Samarinda Utamakan Pemasangan ZoSS di Daerah Rawan Kecelakaan

“Dilihat dari lalu lintas harian rata-rata, itu jadi dasar,” katanya.

Selain itu, pertumbuhan kawasan dan aktivitas masyarakat juga menjadi pertimbangan. Misalnya dengan keberadaan IKN Nusantara dan kampus.

Dishub Samarinda juga mempertimbangkan faktor tematik, seperti jumlah pelajar dan kebutuhan akses jalan.

Program ini mencakup berbagai fasilitas keselamatan, seperti rambu dan marka jalan.

Ia menegaskan, kewenangan tidak menjadi penghalang dalam pelaksanaan program.

“Tidak bisa kita bilang ini kewenangan provinsi lalu kita tidak bergerak,” jelasnya.

Dishub tetap mengusulkan program tersebut kepada pemerintah provinsi maupun pusat.

“Data tetap kita ajukan untuk minta bantuan,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang usulan dari pihak sekolah terkait kebutuhan ZOSS.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pelajar di jalan.

“Yang penting keselamatan pengguna jalan,” tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved