Sabtu, 25 April 2026

Berita Paser Terkini

DPRD Paser Perkuat Manajemen Risiko 2026, Tingkatkan Tata Kelola dan Transparansi

DPRD Paser perkuat manajemen risiko 2026 untuk meningkatkan tata kelola dan kepercayaan publik

HO/DPRD PASER
MANAJEMEN RISIKO - Sekretaris DPRD Paser, Muhammad Iskandar Zulkarnain saat memimpin rapat bersama Inspektorat Kabupaten Paser, yang berlangsung di Ruang Rapat Bapekat, Sekretariat DPRD Paser, Selasa (14/4/2026). Rapat tersebut dalam rangka sosialisasi dan mendukung pelaksanaan pengisian kertas kerja manajemen risiko tahun 2026. (HO/DPRD Paser). 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Paser bersama Inspektorat gelar rapat manajemen risiko 2026.
  • Fokus pada peningkatan pemahaman, dokumentasi, dan evaluasi sistem kerja.
  • Manajemen risiko dinilai penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar rapat bersama Inspektorat Kabupaten Paser.

Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, Muhammad Iskandar Zulkarnain, dan diikuti jajaran pegawai sekretariat.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bapekat, Sekretariat DPRD Paser, Selasa (14/4/2026).

Rapat tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta kualitas penerapan manajemen risiko di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Paser, sekaligus mendukung pelaksanaan pengisian kertas kerja manajemen risiko tahun 2026.

Sekretaris DPRD Paser, Muhammad Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa manajemen risiko merupakan instrumen penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Baca juga: 2 Tahun Beroperasi, Bisnis Gelap BBM Subsidi di Paser Digulung Polisi, 2 Ton Pertalite Disita

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan penerapan manajemen risiko secara terstruktur sesuai pedoman yang berlaku," terangnya.

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, kepala daerah dan DPRD memiliki kedudukan sejajar sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

"Hal ini menegaskan pentingnya tata kelola yang baik di lingkungan sekretariat," tambahnya.

Menurutnya, penerapan manajemen risiko yang baik akan memperkuat sistem kerja organisasi, sehingga mampu mendukung fungsi DPRD secara optimal.

Perlu Peningkatan Dokumentasi

Penerapan manajemen risiko di Sekretariat DPRD Paser sejatinya telah berjalan, namun masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek dokumentasi dan penyusunan yang sistematis.

Baca juga: Paser, PPU, dan Kutai Barat Waspada Malam Ini! BMKG: Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

"Kita harus memastikan setiap langkah terdokumentasi dengan baik agar lebih mudah dievaluasi," imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa manajemen risiko bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan alat bantu strategis untuk meningkatkan kualitas kerja.

Dukung Fungsi DPRD

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved