Sabtu, 18 April 2026

Berita Penajam Terkini

Sekda Penajam Paser Utara Tegur Kinerja Dekranasda: Program Banyak, Dampak Minim

Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara, Tohar soroti kinerja Dekranasda yang dinilai belum berdampak nyata.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Miftah Aulia Anggraini
HO/PEMKAB PPU
TEGUR DEKRANASDA - Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Dekranasda PPU, Jumat (17/4/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menyoroti lemahnya realisasi program Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), yang dinilai belum memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM dan sektor kerajinan. (HO/PEMKAB PPU) 
Ringkasan Berita:
  • Sekda PPU nilai realisasi program Dekranasda belum memberi dampak langsung ke UMKM.
  • Masalah utama ada di pelaksanaan yang tidak konsisten, bukan perencanaan.
  • Sinergi dengan OPD dan perbankan dinilai belum optimal untuk dorong permodalan dan pemasaran.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menyoroti lemahnya realisasi program Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), yang dinilai belum memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM dan sektor kerajinan.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Dekranasda PPU, Jumat (17/4/2026), di hadapan pengurus, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan perbankan.

Tohar menegaskan, persoalan utama bukan pada perencanaan, melainkan pelaksanaan program yang dinilai belum konsisten di lapangan.

“Program harus realistis dan terukur, bukan sekadar rutinitas tanpa hasil,” ungkapnya.

Baca juga: Dekranasda PPU Ikut Inacraft 2023 di Jakarta, Pamerkan Berbagai Kerajinan Unik

Ia mengatakan, masih terdapat kesenjangan antara rencana kerja yang disusun, dengan implementasi.

Padahal, Dekranasda memiliki peran strategis dalam pembinaan, pengembangan, hingga perluasan pasar produk kerajinan lokal.

Menurut Tohar, evaluasi terhadap program yang tidak berjalan efektif juga masih minim dilakukan.

Kondisi tersebut, berpotensi membuat kegiatan yang dilaksanakan, tidak memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha.

Baca juga: PPU Dorong Ekonomi Kreatif, Manfaatkan Peluang Pasar IKN

Selain itu, ia menyoroti belum optimalnya sinergi lintas sektor, khususnya dengan OPD terkait dan lembaga keuangan.

Padahal, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka akses permodalan, dan memperluas pemasaran produk UMKM.

Kegiatan yang turut dihadiri berbagai pihak tersebut, diharapkan menjadi titik awal perbaikan kinerja Dekranasda Penajam Paser Utara, agar lebih responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah langkah konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved