Demo Kaltim 21 April
Koordinator Demo 21 April Tanggapi Kritik Tim Gubernur Kaltim Atas Berdirinya Posko di Lembuswana
Erly, menanggapi pernyataan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Kaltim, Sudarno, yang menyoroti keberadaan tenda posko.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Pendirian tenda posko rencana untuk aksi pada 21 April di Kota Samarinda, Kalimantan Timur jadi polemik, muncul silang pendapat.
Kali ini Koordinator Aliansi Perjuangan Rakyat Kaltim, Erly, menanggapi pernyataan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Kaltim, Sudarno, yang menyoroti keberadaan tenda posko aksi di kawasan Simpang Empat Lembuswana, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Erly menegaskan, pendirian posko tersebut telah melalui prosedur yang berlaku.
Ia menyebut, lokasi tersebut bukan pertama kali digunakan sebagai titik posko kegiatan masyarakat.
Baca juga: Jelang Aksi 21 April, Kapolda Kaltim Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas Samarinda
“Posko itu sudah kami urus izinnya. Dan perlu diketahui, di lokasi itu bukan sekali dua kali digunakan. Sudah sering ada kegiatan serupa sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga mempertanyakan, alasan munculnya kritik justru saat posko aksi didirikan menjelang demonstrasi.
Menurutnya, jika memang ada keberatan, seharusnya disampaikan sejak awal, bukan hanya pada momentum tertentu.
Erly menyinggung perubahan sikap Sudarno yang sebelumnya dikenal sebagai pihak yang kerap mengkritik pemerintah, namun kini dinilai berbeda setelah masuk dalam struktur TGUPP.
“Dulu keras mengkritik, sekarang justru membela. Kami tentu mempertanyakan sikap itu,” katanya.
Baca juga: Kapolda Kaltim Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Aksi 21 April, Minta Pelayanan Humanis
Dalam pernyataannya, Erly juga mengingatkan bahwa posisi di pemerintahan, termasuk di dalam TGUPP, dibiayai oleh anggaran negara yang bersumber dari masyarakat.
“Ingat, jabatan itu digaji dari uang rakyat. Jadi seharusnya bisa lebih peka terhadap kondisi masyarakat saat ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, aksi 21 April merupakan bentuk aspirasi masyarakat Kalimantan Timur yang dilatarbelakangi berbagai persoalan yang dirasakan publik.
Karena itu, ia meminta semua pihak tidak memperkeruh suasana dengan pernyataan yang berpotensi memicu polemik.
Meski demikian, Erly mengaku tidak ingin memperpanjang perdebatan.
Ia lebih memilih fokus pada persiapan aksi agar berjalan sesuai tujuan.
“Kami fokus pada aksi. Ini suara masyarakat, bukan kepentingan kelompok tertentu,” pungkasnya.
(TribunKaltim.co/Gregorius dan Farikin)
| Jelang Aksi 21 April, Kapolda Kaltim Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas Samarinda |
|
|---|
| Kapolda Kaltim Minta Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Jelang Aksi 21 April |
|
|---|
| Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Sediakan Posko Menginap Bagi Peserta Demo dari Luar Samarinda |
|
|---|
| Kapolda Kaltim Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Aksi 21 April, Minta Pelayanan Humanis |
|
|---|
| Fakta-Fakta Demo Kaltim 21 April di Samarinda: Tuntutan Massa hingga Banjir Dukungan Masyakarat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/2026041_Demo-21-April-2026-Dirikan-Posko.jpg)