Berita Kaltim Terkini
5 Daerah Paling Padat Penduduk di Kalimantan Timur versi BPS
Berdasarkan data BPS tahun 2026, rata-rata kepadatan penduduk di Kalimantan Timur berada di angka 36 jiwa per kilometer persegi.
TRIBUNKALTIM.CO - Kepadatan penduduk menjadi salah satu indikator penting dalam melihat tingkat persebaran masyarakat di suatu wilayah.
Di Provinsi Kalimantan Timur, data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik untuk proyeksi tahun 2026 menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara wilayah perkotaan dan daerah yang masih didominasi hutan atau kawasan luas.
Secara umum, kepadatan penduduk diartikan sebagai jumlah penduduk yang tinggal dalam satu kilometer persegi wilayah.
Semakin tinggi angka kepadatan, semakin banyak jumlah penduduk yang tinggal dalam area yang relatif sempit. Sebaliknya, angka rendah menunjukkan wilayah yang luas dengan jumlah penduduk sedikit atau tersebar.
Berdasarkan data BPS tahun 2026, rata-rata kepadatan penduduk di Kalimantan Timur berada di angka 36 jiwa per kilometer persegi.
Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025 sebesar 34 jiwa/km⊃2; dan tahun 2020 yang berada di angka 30 jiwa/km⊃2;. Meski demikian, rata-rata tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan provinsi di Pulau Jawa.
Baca juga: 20 Provinsi dengan Jumlah PNS Terbanyak di Indonesia, Kalimantan Timur Nomor Berapa?
Wilayah padat penduduk biasanya merujuk pada daerah dengan aktivitas ekonomi tinggi, fasilitas lengkap, serta menjadi pusat pemerintahan atau industri.
Kota-kota besar umumnya memiliki kepadatan tinggi karena menjadi tujuan urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.
Di Kalimantan Timur, pola ini terlihat jelas di beberapa kota besar seperti Balikpapan dan Samarinda yang menjadi pusat ekonomi dan pemerintahan.
Sementara itu, wilayah kabupaten yang luas cenderung memiliki kepadatan rendah karena kondisi geografis dan keterbatasan akses.
5 Daerah Paling Padat Penduduk di Kalimantan Timur 2026
Berikut ini lima daerah dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Kalimantan Timur berdasarkan proyeksi BPS tahun 2026.
Posisi pertama ditempati oleh Balikpapan dengan kepadatan mencapai 1.445 jiwa per kilometer persegi pada 2026.
Angka ini meningkat dari 1.424 jiwa/km⊃2; pada 2025 dan 1.350 jiwa/km⊃2; pada 2020.
Sebagai kota industri dan jasa, Balikpapan menjadi magnet utama bagi penduduk, terutama karena keberadaan sektor minyak, gas, dan jasa logistik.
Di posisi kedua terdapat Samarinda dengan kepadatan 1.217 jiwa/km⊃2; pada 2026. Sebagai ibu kota provinsi, Samarinda memiliki peran strategis dalam pemerintahan dan ekonomi.
Kepadatannya juga terus meningkat dari 1.208 jiwa/km⊃2; pada 2025 dan 1.155 jiwa/km⊃2; pada 2020.
Urutan ketiga adalah Bontang dengan kepadatan 1.206 jiwa/km⊃2; di tahun 2026. Kota ini dikenal sebagai kawasan industri pupuk dan gas, yang turut mendorong pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun, dari 1.113 jiwa/km⊃2; pada 2020 menjadi 1.191 jiwa/km⊃2; di 2025.
Selanjutnya di posisi keempat terdapat Penajam Paser Utara dengan kepadatan 164 jiwa/km⊃2; pada 2026. Angka ini melonjak cukup signifikan dibandingkan tahun 2020 yang hanya 56 jiwa/km⊃2;.
Kenaikan ini tidak lepas dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di wilayah tersebut.
Di posisi kelima adalah Kutai Kartanegara dengan kepadatan 34 jiwa/km⊃2; pada 2026.
Meskipun jauh di bawah kota-kota besar, wilayah ini tetap masuk lima besar karena relatif lebih padat dibandingkan kabupaten lainnya di Kalimantan Timur.
Gambaran Wilayah dengan Kepadatan Lebih Rendah
Di luar lima besar, wilayah lain di Kalimantan Timur memiliki kepadatan yang jauh lebih rendah. Kabupaten seperti Paser mencatat kepadatan 28 jiwa/km⊃2;, sementara Kutai Timur berada di angka 16 jiwa/km⊃2;.
Kemudian Kutai Barat memiliki kepadatan 14 jiwa/km⊃2;, disusul Berau sebesar 13 jiwa/km⊃2;. Angka terendah berada di Mahakam Ulu dengan hanya 2 jiwa/km⊃2;, yang menunjukkan wilayah tersebut masih sangat jarang penduduk.
10 Daerah dan Kepadatan Penduduk per Km
Berikut adalah urutan daerah di Kalimantan Timur berdasarkan kepadatan penduduk (jiwa/km⊃2;) untuk proyeksi tahun 2026, diurutkan dari yang paling padat hingga yang paling renggang:
1 .Kota Balikpapan
Kepadatan 2026: 1.445 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 1.424 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 1.350 jiwa/km⊃2;
2. Kota Samarinda
Kepadatan 2026: 1.217 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 1.208 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 1.155 jiwa/km⊃2;
3. Kota Bontang
Kepadatan 2026: 1.206 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 1.191 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 1.113 jiwa/km⊃2;
4. Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepadatan 2026: 164 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 126 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 56 jiwa/km⊃2;
5. Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepadatan 2026: 34 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 32 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 27 jiwa/km⊃2;
6. Kabupaten Paser
Kepadatan 2026: 28 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 27 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 26 jiwa/km⊃2;
7. Kabupaten Kutai Timur
Kepadatan 2026: 16 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 15 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 14 jiwa/km⊃2;
8. Kabupaten Kutai Barat
Kepadatan 2026: 14 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 14 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 13 jiwa/km⊃2;
9. Kabupaten Berau
Kepadatan 2026: 13 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 13 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 12 jiwa/km⊃2;
10. Kabupaten Mahakam Ulu
Kepadatan 2026: 2 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2025: 2 jiwa/km⊃2;
Kepadatan 2020: 2 jiwa/km⊃2;
Rata-rata Provinsi Kalimantan Timur:
Tahun 2026: 36 jiwa/km⊃2;
Tahun 2025: 34 jiwa/km⊃2;
Tahun 2020: 30 jiwa/km⊃2;
Tren Peningkatan Kepadatan Penduduk
Jika dilihat dari tren 2020 hingga 2026, hampir seluruh daerah di Kalimantan Timur mengalami peningkatan kepadatan penduduk. Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan jumlah penduduk serta peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
Khusus untuk Penajam Paser Utara, lonjakan kepadatan menjadi salah satu yang paling signifikan. Hal ini berkaitan erat dengan pembangunan IKN yang mulai menarik arus migrasi penduduk dari berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, kota-kota besar seperti Balikpapan dan Samarinda tetap menjadi pusat pertumbuhan utama. Infrastruktur yang lebih lengkap, akses transportasi yang baik, serta peluang kerja yang luas menjadi faktor utama yang mendorong kepadatan di wilayah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/peta-kalimantan-timur-google-maps.jpg)