Senin, 20 April 2026

Kebakaran di Kutim

Kronologi Kebakaran di Sepaso Bengalon Kutim, Api Melalap 3 Rumah Warga

Tiga rumah di Bengalon ludes terbakar, diduga akibat korsleting listrik, kerugian capai Rp200 juta

HO/POLSEK BENGALON
KEBAKARAN DI KUTIM - Kondisi pasca kebakaran di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutim, Sabtu (18/4/2026). Tiga rumah di Bengalon ludes terbakar, diduga akibat korsleting listrik, kerugian capai Rp200 juta. (HO/POLSEK BENGALON) 

Ringkasan Berita:
  • Tiga rumah di Desa Sepaso, Bengalon, Kutai Timur ludes terbakar.
  • Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.
  • Tiga kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, kerugian capai Rp200 juta.

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Insiden kebakaran hebat terjadi di Jalan M. Yusuf RT 004, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Sabtu (18/4/2026) siang. Tiga unit rumah milik warga hangus dilalap si jago merah dalam waktu singkat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.15 Wita ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.00 Wita setelah upaya pemadaman intensif dilakukan oleh tim gabungan.

KEBAKARAN-  Kondisi pasca kebakaran di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutim, Sabtu (18/4/2026).Insiden memilukan menimpa warga Jalan M. Yusuf RT 004, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur. (HO/POLSEK BENGALON)
KEBAKARAN -  Kondisi pasca kebakaran di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutim, Sabtu (18/4/2026).Insiden memilukan menimpa warga Jalan M. Yusuf RT 004, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur. (HO/POLSEK BENGALON)

Ketiga rumah yang terbakar diketahui didominasi material kayu, sehingga api dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Kepulan asap hitam pekat bahkan terlihat dari kejauhan dan memicu kepanikan warga sekitar.

Warga setempat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Baca juga: Kebakaran di Sepaso Bengalon Kutim, 3 Rumah Ludes Jadi Arang dan Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta

Namun, embusan angin yang cukup kencang membuat api semakin sulit dikendalikan hingga akhirnya meluas.

Tiga kepala keluarga yang terdampak dalam peristiwa ini adalah Muhayyang (59), Mukransyah (55), dan Fitriani (33). Mereka kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Kronologi Kejadian dari Saksi Mata

Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga yang segera menghubungi pemilik rumah dan petugas pemadam kebakaran.

Salah satu saksi mata, Hernando, mengungkapkan bahwa titik api pertama kali terlihat dari bagian atas rumah milik Muhayyang.

Saat itu, ia mendengar teriakan warga dan segera keluar untuk memeriksa keadaan. Ia melihat api sudah membesar di lantai dua dan dengan cepat merembet ke rumah di sekitarnya.

Baca juga: DTPHP Kutim Jemput Bola Anggaran Pusat, Targetkan Perluasan Sawah Tadah Hujan di Berbagai Kecamatan

Tim pemadam kebakaran yang terdiri dari empat unit mobil Damkar Kecamatan Bengalon serta dua unit tambahan dari PT Darma Henwa dikerahkan ke lokasi.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama, diikuti dengan tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat memicu kebakaran ulang.

Pihak kepolisian juga melakukan pengamanan di lokasi serta memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved