Kamis, 23 April 2026

Berita Kukar Terkini

Kenaikan Harga BBM Ancam Operasional, Dirut Perumda Tirta Mahakam Imbau Warga Kukar Hemat Air

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai membayangi operasional Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang meningkat

TRIBUNKALTIM.CO/Patrick Vallery Sianturi
DAMPAK HARGA BBM -   Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno, Rabu (23/4/2026). Ia  mengatakan ketergantungan pada genset berbahan bakar BBM membuat biaya operasional perusahaan sangat rentan terhadap fluktuasi harga energi. (TRIBUNKALTIM.CO / PATRICK VALLERY SIANTURI) 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai membayangi operasional Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terutama di wilayah yang masih mengandalkan pembangkit listrik mandiri berbasis genset.

Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno, mengatakan ketergantungan pada genset berbahan bakar BBM membuat biaya operasional perusahaan sangat rentan terhadap fluktuasi harga energi.

“Sangat berpengaruh. Operasional PDAM di beberapa wilayah masih bergantung pada genset yang menggunakan BBM. Jika harga BBM naik, otomatis biaya operasional juga meningkat,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, meski dampak kenaikan belum terlalu terasa dalam waktu dekat, potensi tekanan biaya diperkirakan akan semakin besar ke depan.

Baca juga: Distribusi Air Bersih Kembali Normal usai Pipa Bocor Perumda Tirta Mahakam Kukar Diperbaiki

“Ini memang belum terlalu terasa sekarang, tetapi ke depan kemungkinan akan berdampak lebih besar,” lanjutnya.

Ia menambahkan, sejumlah wilayah sebenarnya telah didukung jaringan listrik dari PLN, namun keberadaan genset tetap dibutuhkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi penurunan tegangan atau gangguan listrik yang dapat menghambat distribusi air.

Menghadapi kondisi tersebut, Suparno mengimbau masyarakat untuk ikut berperan menjaga keberlanjutan layanan air bersih.

“Pertama, kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat. Kedua, mohon agar pelanggan membayar tagihan tepat waktu karena itu menjadi sumber utama operasional kami. Ketiga, kami sangat terbuka terhadap masukan dan laporan dari masyarakat, terutama jika ada kebocoran atau gangguan di jaringan,” tutupnya.

Terkait layanan pengaduan, ia memastikan masyarakat memiliki akses untuk menyampaikan keluhan maupun laporan gangguan.

“Masyarakat bisa menyampaikan pengaduan ke kantor cabang PDAM terdekat sesuai wilayah masing-masing. Selain itu, kami juga menerima laporan melalui media sosial resmi PDAM,” jelasnya.

Baca juga: Temui Warga yang Unjuk Rasa, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar Beberkan Penyebab Krisis Air

Ia menegaskan, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran distribusi air bersih.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat, misalnya jika melihat kebocoran pipa atau gangguan lainnya, segera dilaporkan agar bisa cepat ditangani,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved