Berita Balikpapan Terkini
Dubes Australia Kunjungi Balikpapan, Dukung Program Inklusi di Kota Minyak
Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kota yang inklusif
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kota yang inklusif, ramah, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Hal ini ditegaskan dalam kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier dalam agenda kolaborasi Program Inklusi Australia-Indonesia di Kelurahan Telaga Sari.
Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Andi Yusri menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Australia dalam mendorong pembangunan yang inklusif.
Baca juga: Kapolda Kaltim Pimpin Penanaman Pohon dan Tebar Bibit Ikan di Balikpapan
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan kami menyambut baik kunjungan Duta Besar Australia. Ini menjadi kehormatan sekaligus peluang untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan masyarakat inklusif,” ujarnya kepada TribunKaltim.co saat kunjungan di Waduk Telaga Sari Kecamatan Balikpapan Tengah, Jumat (24/4/2026).
Menurut Andi Yusri, komitmen Balikpapan sebagai kota inklusi diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang berpihak pada penyandang disabilitas.
Di sektor ketenagakerjaan, Pemerintah Kota telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023 yang mendorong perusahaan swasta merekrut minimal 1 persen tenaga kerja disabilitas, sementara pemerintah daerah dan BUMD minimal 2 persen.
Di bidang pendidikan, Pemkot juga telah mengatur melalui Peraturan Wali Kota Nomor 9 Tahun 2018 agar setiap kecamatan memiliki minimal satu sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama inklusif, serta layanan pendidikan anak usia dini yang ramah bagi semua kalangan.
“Selain itu, kami juga tengah mempercepat penyusunan peraturan daerah tentang penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagai penguatan landasan hukum yang lebih komprehensif,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Australia melalui Program Inklusi, khususnya implementasi Program SOLIDER yang telah berjalan sejak 2022 di Balikpapan. Program ini telah menjangkau enam kelurahan, termasuk Telaga Sari, dengan total 335 penyandang disabilitas yang telah mendapatkan pendampingan.
Pendampingan tersebut meliputi pelatihan keterampilan seperti menjahit, membatik, kewirausahaan, hingga pelatihan konten kreator. Selain itu, peningkatan kapasitas aparatur juga dilakukan melalui pelatihan GEDSI serta penguatan layanan inklusif di tingkat lokal.
Dalam aspek layanan publik, Pemkot Balikpapan juga terus berupaya meningkatkan aksesibilitas, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pembangunan infrastruktur ramah disabilitas seperti guiding block dan pelayanan publik yang inklusif.
Salah satu capaian penting lainnya adalah terbentuknya Kelompok Difabel Kelurahan (KDK) di enam wilayah yang menjadi wadah partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan.
Selain itu, Forum Difabel Kota Balikpapan juga telah terbentuk sebagai ruang advokasi yang semakin terbuka dan inklusif.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi, media, hingga dukungan dari Pemerintah Australia,” jelas Andi Yusri.
Ke depan, Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk memperluas jangkauan program inklusi ke lebih banyak kelurahan, meningkatkan aksesibilitas, memperkuat unit layanan disabilitas, serta membuka lebih banyak peluang kerja dan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas.
| Motorola Gandeng Erafone Perluas Distribusi dan Bidik Pertumbuhan Pasar Smartphone di Kaltim |
|
|---|
| Kapolda Kaltim Pimpin Penanaman Pohon dan Tebar Bibit Ikan di Balikpapan |
|
|---|
| Dubes Australia Tinjau Program Inklusi Difabel di Balikpapan, Ini Harapannya |
|
|---|
| DPRD Balikpapan Tingkatkan Kualitas Perda, Cegah Tumpang Tindih Regulasi |
|
|---|
| Devi Mahasiswi Uniba Balikpapan Keluhkan Kenaikan BBM, Andalkan Transportasi Umum dan Ojol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260424_Duta-Besar-Australia.jpg)